Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Terkendala Lahan, DPRD Sidoarjo Dorong Pemkab Cari Solusi Pendirian Koperasi Desa Merah Putih di Waru

Diky Putra Sansiri • Kamis, 14 Mei 2026 | 09:45 WIB
Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Rizza Ali Faizin. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Rizza Ali Faizin. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Program pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, menghadapi tantangan.

Sejumlah desa kesulitan menyediakan lahan untuk pembangunan gedung koperasi karena aset desa yang tersedia dinilai sudah sangat terbatas.

Baca Juga: Terkendala Lahan, Sejumlah Desa di Waru Sidoarjo Belum Bisa Dirikan Koperasi Merah Putih

Kendala tersebut menjadi perhatian berbagai pihak lantaran program KDKMP merupakan program nasional yang harus segera direalisasikan di tingkat desa dan kelurahan.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Rizza Ali Faizin mengatakan, persoalan keterbatasan lahan memang menjadi salah satu hambatan utama di wilayah Kecamatan Waru.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Minta Lokasi Koperasi Merah Putih Harus Strategis

Terlebih, kebutuhan lahan untuk pembangunan gedung koperasi cukup besar, yakni sekitar 20 x 30 meter.

“Kalau di Kecamatan Waru itu aset desanya memang banyak yang sudah habis. Sementara kebutuhan lahan untuk KDKMP cukup luas, ini yang menjadi persoalan ke depan,” ujarnya.

Baca Juga: Dana Desa Dipangkas, Koperasi Desa Merah Putih Tawangsari Taman Sidoarjo Lebih Dulu Tancap Gas

Politisi PKB tersebut menegaskan, pemerintah daerah bersama Forkopimda telah membahas persoalan tersebut dalam pertemuan bersama sejumlah pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

“Kalau kemarin KDKMP ini sudah kumpul bersama Forkopimda, ada bupati, kapolres, kejaksaan, dandim, serta beberapa perwakilan desa dan PMD. Di situ sudah ada kesepakatan bersama agar semuanya segera diproses,” katanya.

Baca Juga: 154 Koperasi Desa Merah Putih di Sidoarjo Belum Terbangun Gegara Terbentur Lahan

Menurut pria 42 tahun itu, pembahasan juga menyentuh persoalan lahan yang masih berstatus Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Namun, ia memastikan pemerintah tetap mengupayakan solusi agar program tersebut tidak terhenti.

“Artinya program ini adalah program nasional dan harus segera diwujudkan oleh pihak desa. Dengan kondisi yang ada, tetap harus ada penyelesaian, jangan sampai berhenti,” tegasnya.

Baca Juga: 71 Koperasi Desa Merah Putih Dibangun di Sidoarjo, 45 Gerai Sudah Beroperasi

Sementara itu, Camat Waru Ahmad Farkhan Jazuli mengungkapkan, sejumlah desa di Kecamatan Waru sebenarnya sudah memiliki gedung atau lokasi yang siap digunakan untuk KDKMP.

“Yang sudah ada gedung KDKMP itu Desa Bungurasih, Pepelegi, Ngingas, Janti, Tambaksumur, Tambakrejo, dan Tambaksawah,” jelasnya.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Desa Tawangsari Taman sidoarjo Rampung 100 Persen

Namun, masih ada beberapa desa yang hingga kini belum dapat merealisasikan pembangunan KDKMP karena terbentur persoalan lahan dan keterbatasan aset desa.

“Yang belum itu Kedungrejo, Kureksari, Wedoro, Kepuhkiriman, Tropodo, Wadungasri, Tambakoso, dan Berbek. Kendalanya ya pada lahan dan luasan lahannya,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Koperasi #Lahan #merah putih #DPRD #Waru