RADAR SIDOARJO - Upaya pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Waru, Sidoarjo, masih menghadapi kendala.
Sejumlah desa hingga kini belum dapat mendirikan koperasi tersebut lantaran terbentur keterbatasan lahan.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Minta Lokasi Koperasi Merah Putih Harus Strategis
Pemerintah Kecamatan Waru berharap aturan luasan lahan untuk pembangunan KDKMP dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa.
Sebab, ketentuan penyediaan lahan seluas 600 meter persegi dinilai cukup berat bagi beberapa wilayah di Kecamatan Waru.
Baca Juga: Dana Desa Dipangkas, Koperasi Desa Merah Putih Tawangsari Taman Sidoarjo Lebih Dulu Tancap Gas
Camat Waru Ahmad Farkhan Jazuli menjelaskan, saat ini baru beberapa desa yang telah memiliki gedung maupun kesiapan lahan untuk KDKMP.
“Yang sudah ada Gedung KDKMP Desa Bungurasih, Pepelegi, Ngingas, Janti, Tambaksumur, Tambakrejo, sama Tambaksawah,” ujarnya, Selasa (12/5).
Baca Juga: 154 Koperasi Desa Merah Putih di Sidoarjo Belum Terbangun Gegara Terbentur Lahan
Sementara itu, masih ada sejumlah desa yang belum bisa merealisasikan pembangunan KDKMP. Mayoritas kendalanya berkaitan dengan ketersediaan lahan desa.
“Yang tidak ada itu Kedungrejo, Kureksari, Wedoro, Kepuhkiriman, Tropodo, Wadungasri, Tambakoso, Berbek. Belum ini kendalanya pada lahan, luasan lahan,” kata Farkhan.
Baca Juga: 71 Koperasi Desa Merah Putih Dibangun di Sidoarjo, 45 Gerai Sudah Beroperasi
Menurutnya, persoalan tersebut muncul karena sebagian besar Tanah Kas Desa (TKD) milik desa berada di luar wilayah yang direncanakan untuk pembangunan koperasi.
“Harapannya ya sesuaikan yang lahan yang punya desa. Karena kebanyakan TKD kita kan di luar,” jelasnya.
Diketahui, Kecamatan Waru memiliki total 17 desa dan kelurahan. Pemerintah kecamatan berharap seluruh desa nantinya tetap dapat membentuk KDKMP meski dengan penyesuaian kebutuhan dan kondisi lahan yang tersedia. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista