RADAR SIDOARJO - Percepatan pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sidoarjo terus digenjot. Dari total 346 desa/kelurahan, sebanyak 232 di antaranya telah masuk dalam portal pemetaan dan pembangunan, menandai progres signifikan program strategis nasional tersebut.
Keseriusan itu ditunjukkan melalui sinergi kuat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo bersama pemerintah desa, yang dikukuhkan lewat penandatanganan komitmen bersama di Delta Wicaksana Setda Sidoarjo, Rabu (29/4).
Baca Juga: Dana Desa Dipangkas, Koperasi Desa Merah Putih Tawangsari Taman Sidoarjo Lebih Dulu Tancap Gas
Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, percepatan pembangunan harus tetap memperhatikan aspek kelayakan bisnis. Ia mengingatkan agar lokasi gerai dipilih secara strategis dan memiliki potensi ekonomi yang jelas.
“Pembangunan harus di lokasi yang strategis. Jangan memaksakan jika tidak ideal untuk bisnis. Lokasinya harus mudah dijangkau dan terlihat oleh pejalan kaki maupun pengendara,” tegasnya.
Subandi juga menekankan pentingnya peran kepala desa dalam menyukseskan program tersebut, sekaligus memastikan seluruh proses administrasi berjalan tertib.
“Ini program pemerintah, program Bapak Presiden. Percepatan harus dilakukan, tetapi administrasi tetap harus diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Baca Juga: 154 Koperasi Desa Merah Putih di Sidoarjo Belum Terbangun Gegara Terbentur Lahan
Ia bahkan mengingatkan secara lugas agar tidak memaksakan penggunaan lokasi yang dinilai tidak potensial.
“Kalau lokasinya tidak bagus dan tidak berpotensi laku, ya jangan dipaksakan,” pesannya kepada para kepala desa.
Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan pembangunan KDKMP melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kami siap bersinergi, berkolaborasi, dan berkomunikasi untuk mewujudkan implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini,” ungkapnya.
Dukungan serupa juga disampaikan Kajari Sidoarjo, Zaidar Rasepta. Ia menilai KDKMP sebagai program strategis nasional yang penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Program ini sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi desa, dan tentu kami mendukung secara bersama,” katanya.
Hal senada disampaikan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo. Ia mengapresiasi percepatan yang telah berjalan dan optimistis dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di Sidoarjo menunjukkan peningkatan signifikan. Dari awal 88 titik, kini sudah hampir 60 persen dari total 346 desa yang akan segera diselesaikan,” jelasnya.
Ia berharap program tersebut mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Semoga Koperasi Merah Putih yang bergerak cepat ini benar-benar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Sidoarjo,” tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista