Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Demo Ojol Mulai Bergerak dari Alun-Alun Sidoarjo ke Bundaran Waru, Ini Tiga Tuntutannya

Diky Putra Sansiri • Selasa, 28 April 2026 | 09:49 WIB
MENUNTUT: Demo ojol mulai melintasi jalanan Sidoarjo menuju Surabaya, Selasa (28/4).
MENUNTUT: Demo ojol mulai melintasi jalanan Sidoarjo menuju Surabaya, Selasa (28/4).

RADAR SIDOARJO - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai kabupaten di wilayah selatan sudah berkumpul di Alun-alun Sidoarjo. Tepatnya di depan Monumen Jayandaru, Selasa (28/4) pagi.

Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi, mereka mulai konvoi menuju ke Bundaran Waru lokasi titik kumpul ke dua untuk menggelar aksi demo besar-besaran. 

Baca Juga: Awas Macet, Demo Ojol Kumpul di Alun-Alun Sidoarjo, Berikut Jadwal dan Jalan yang Dilewati

Driver ojol baik dari Roda 2 (R2) maupun Roda 4 (R4), sudah memadati Alun-alun Sidoarjo sejak pukul 07.00, mereka memarkirkan kendaraannya dengan rapi menghadap ke timur.

Kendati begitu, sudah ada aparat kepolisian yang sudah berjaga dan akan mengawal perjalanan massa driver ojol menuju ke Surabaya. Karena itu, bagi para pengendara yang melintas dari Sidoarjo menuju ke Surabaya, siap-siap menghadapi kemacetan.

Baca Juga: Santuni Keluarga Ojol yang Meninggal di Taman, Pemkab Sidoarjo Pastikan Pendidikan Anak Terjamin

"Mulai bergerak dari Alun-alun Sidoarjo menuju ke Bundaran Waru," ujar Humas Dobrak (Driver online Bubarkan Aplikator Nakal Jawa Timur) Samuel Grandy Kalengkongan, Selasa (28/4).

Kata Samuel, sebanyak ratusan massa aksi gabungan terdiri dari R2 dan R4 driver online sudah berkumpul di Alun-alun Sidoarjo untuk mengikuti demo yang digelar. 

Baca Juga: Khofifah Bagikan BBM Gratis untuk 200 Ojol di SPBU Albatros Sedati Sidoarjo

"Terdiri dari semua aplikasi driver online dan ada angkutan barang juga," tuturnya.

Sebanyak ribuan driver seluruh Jatim akan bergerak menuju Surabaya. Menurutnya, ada tiga tuntutan yang bakal disampaikan massa aksi dalam demo Dobrak kali ini.

1. Mendesak DPRD Jatim untuk menerbitkan Perda Jatim untuk sanksi administrasi hingga pemblokiran aplikator untuk transportasi online di Jawa Timur (Jatim) roda 2 maupun roda 4.

2. Menuntut Gubernur Jatim agar menerbitkan sanksi sosial berupa Surat Peringatan (SP) kepada aplikator yang melanggar SK Gub Jatim dan surat rekomendasi kepada Komdigi dari Pemprov Jatim.

3. Hapus segala program-program aplikator yang melanggar tarif sesuai SK GUB Jatim yaitu Rp 2.000/km semua layanan roda 2 dan Rp 3.800/km tarif bersih untuk driver roda 4.

"Kami memohon maaf apabila selama aksi demo berlangsung mengganggu jalannya aktivitas dan lalu lintas masyarakat Sidoarjo, Surabaya dan sekitarnya," tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#surabaya #Berangkat #Demo #Tuntutan #ojol