RADAR SIDOARJO - Semangat menunaikan rukun Islam kelima begitu tinggi di kalangan calon jamaah haji (CJH) asal Sidoarjo tahun ini. Namun, di balik itu, ratusan jamaah lanjut usia membutuhkan perhatian khusus, terutama dari sisi kesehatan.
Dari total 2.691 CJH asal Sidoarjo, tercatat 45 jamaah berusia 76 hingga 90 tahun. Bahkan, jamaah tertua bernama Raminten yang kini berusia 90 tahun tetap siap berangkat ke Tanah Suci. Selain itu, sebanyak 386 jamaah lainnya berada di rentang usia 65 hingga 75 tahun dan masuk kategori pemantauan khusus.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Sidoarjo Pastikan Perangkat Kloter Haji Terdaftar sebagai Peserta JKN
Plt Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Sidoarjo, Eliana, mengatakan pihaknya memprioritaskan kesiapan kesehatan para jamaah, terutama yang tergolong lansia maupun berisiko tinggi (risti).
“Pemeriksaan kesehatan terus kami pantau, khususnya bagi jamaah lansia, terutama yang berusia di atas 75 tahun,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (16/4).
Baca Juga: Pelunasan Bipih Tahap I di Sidoarjo Belum Tuntas, Ratusan Jemaah Haji Terkendala Istithaah
Menurut Eliana, selain kesiapan administrasi, kondisi fisik jamaah menjadi perhatian utama agar seluruh CJH dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar. Karena itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo untuk melakukan pemantauan berkala.
“Pemantauan dilakukan secara berkala hingga mendekati jadwal keberangkatan guna memastikan seluruh jamaah dalam kondisi layak berangkat,” jelasnya.
Baca Juga: Kuota Haji Sidoarjo 2026 Naik Paling Banyak di Jawa Timur
Ia juga mengimbau para jamaah, khususnya lansia, mulai menjaga kondisi tubuh sejak dini. Selain itu, keluarga diminta turut memberikan pendampingan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kami minta jamaah menjaga kondisi fisik agar tetap prima dan kuat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista