RADAR SIDOARJO - Jagad maya digemparkan oleh beredarnya video dan foto yang memperlihatkan kepulan asap tebal membumbung tinggi di kawasan Waru, Sidoarjo, pada Senin siang (6/4).
Sejumlah warganet juga mengaku mendengar suara ledakan keras yang berasal dari arah Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo.
Baca Juga: Patah As Roda Belakang, Truk Muat Jagung Terguling Jelang Gate Tol Waru Utama Sidoarjo
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, ledakan tersebut diduga berasal dari trafo di area pabrik baja yang berada di wilayah tersebut.
Peristiwa itu diketahui terjadi di area pabrik PT Great Wall Steel, produsen beton eser yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Ledakan diduga terjadi saat aktivitas pemotongan drum atau wadah logam menggunakan alat las, yang kemudian memicu insiden.
Baca Juga: Waspada, Polresta Sidoarjo Siapkan ETLE Mobile di Flyover Waru, Ini Sasarannya
Ketua RW 02 Desa Janti, Sukani, menyebutkan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Ia menerima informasi awal dari pihak keamanan pabrik terkait sumber ledakan.
“Informasi dari sekuriti, itu katanya blender tong atau drum. Blender las pemotong gitu. Yang di-blender itu entah isinya apa, saya kurang tahu pasti, lalu meledak,” ujar Sukani.
Baca Juga: Razia Warung Remang-Remang di Eks Tol HK Jabon, Satpol PP Sidoarjo Amankan 10 Pemandu Lagu
Akibat kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan menjadi korban. Dua di antaranya merupakan pekerja pabrik yang mengalami luka ringan, sementara satu korban lainnya yang berprofesi sebagai sopir mengalami luka cukup serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
“Informasinya korbannya tiga orang. Yang dua luka ringan, yang satu agak berat, yaitu sopir. Saat ini semuanya masih dirawat di Rumah Sakit Sidoarjo,” tambahnya.
Sukani juga mengungkapkan bahwa suara ledakan terdengar sangat keras hingga mengejutkan warga sekitar. “Katanya warga sekitar sini, ledakannya keras sekali. Kejadiannya kurang lebih jam 14.00 lebih sedikit,” tuturnya.
Pasca kejadian, aktivitas di dalam pabrik dilaporkan dihentikan sementara. Aparat keamanan dan pihak terkait telah berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan penyelidikan awal.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Waru, Iptu A Afip Zamroni, membenarkan adanya peristiwa ledakan tersebut. “Iya benar mas,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Namun, terkait jumlah korban dan penyebab pasti ledakan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman di lokasi kejadian. “Mohon waktu, anggota masih di TKP, nanti akan kami update kembali,” tambahnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen PT Great Wall Steel terkait insiden tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti ledakan serta kondisi para korban.(sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista