Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sehari Perbaiki 25 Titik, Dishub Sidoarjo Tangani 700 Aduan PJU Tiap Bulan

Diky Putra Sansiri • Kamis, 26 Maret 2026 | 14:56 WIB
MENYALA: PJU di Krembung, Sidoarjo, saat dilakukan perbaikan.
MENYALA: PJU di Krembung, Sidoarjo, saat dilakukan perbaikan.

RADAR SIDOARJO - Tingginya laporan soal lampu penerangan jalan umum (PJU) padam di Kabupaten Sidoarjo membuat Dinas Perhubungan (Dishub) harus bekerja ekstra. Dalam sehari, petugas mampu menangani hingga 25 titik kerusakan.

Rinciannya, perbaikan meliputi sekitar 13 panel dan 10 titik lampu. Jika diakumulasi, jumlah pengaduan yang masuk bisa mencapai sekitar 700 laporan setiap bulan. Meski demikian, seluruh aduan tetap ditindaklanjuti secara bertahap.

Baca Juga: 400 PJU Baru Bakal Terpasang di Sidoarjo

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki, menjelaskan pihaknya mengandalkan lima unit skylift yang beroperasi setiap hari dalam dua shift, yakni pagi dan malam.

“Kami punya lima unit skylift. Setiap hari beroperasi, dua unit pagi dan tiga unit malam. Satu kendaraan diisi sekitar empat personel,” ujarnya kepada Radar Sidoarjo, Kamis (26/3).

Baca Juga: Kabel PJU Arteri Porong Sidoarjo Dirusak Orang Tak Dikenal

Setiap tim terdiri dari pengemudi yang sekaligus mengatur lalu lintas, teknisi yang bertugas di atas skylift, serta petugas pendukung lainnya. Dengan sistem tersebut, perbaikan dilakukan secara mobile ke berbagai titik laporan.

Budi mengakui, tingginya jumlah aduan membuat waktu petugas lebih banyak tersita untuk perbaikan dibanding patroli rutin.

Baca Juga: Temukan PJU Mati, Warga Sidoarjo Bisa Lapor Dishub Lewat Nomor Ini

“Dalam sebulan rata-rata ada sekitar 700 pengaduan. Waktu kami banyak tersita untuk perbaikan,” ungkapnya.

Meski begitu, ia mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam melaporkan PJU yang padam. Menurutnya, laporan warga sangat membantu percepatan penanganan.

Baca Juga: Pikap Muat Tepung Terigu Terguling dan Tabrak PJU di Tol Waru Sidoarjo, Ini Penyebabnya

“Kami justru berterima kasih kepada masyarakat yang melaporkan lampu mati. Itu sangat membantu,” katanya.

Namun, ia juga mengungkapkan adanya kendala berupa laporan ganda di titik yang sama. Satu kerusakan kerap dilaporkan oleh beberapa orang dalam waktu berdekatan.

“Sering satu titik dilaporkan lebih dari satu orang, padahal belum sempat kami perbaiki,” jelasnya.

Dalam sehari, rata-rata perbaikan mencakup 13 panel dan 10 titik lampu. Satu panel sendiri dapat mengaliri 10 hingga 15 lampu, sehingga ketika panel diperbaiki, satu ruas jalan bisa langsung kembali terang.

“Kalau panel rusak, satu ruas jalan bisa padam semua karena satu panel melayani 10 sampai 15 lampu,” terangnya.

Jenis kerusakan yang sering ditemukan antara lain lampu mati, konektor terbakar, kabel putus akibat tertimpa pohon, hingga gangguan pada kWh meter.

Salah satu contoh respons cepat terjadi pada Rabu (25/3) malam, ketika PJU di RT 04/RW 02 Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono, yang sebelumnya padam langsung diperbaiki tak lama setelah laporan masuk.

Perbaikan juga dilakukan di sejumlah titik lain, seperti Jalan Sambirono Wetan Desa Sidodadi (Taman), Desa Jeruklegi (Balongbendo), Desa Kajartengguli (Prambon), Desa Waung (Krembung), Desa Trompoasri (Jabon), hingga Jalan Raya Tropodo (Krian).

Budi mengimbau masyarakat untuk bersabar mengingat keterbatasan personel dan peralatan.

“Kami mohon bersabar. Tapi kami pastikan semua laporan akan kami tangani,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan jika menemukan PJU padam melalui Call Center 112, Helpdesk PJU di nomor 0811-3452-030, maupun media sosial resmi Dishub Sidoarjo.

“Laporan dari masyarakat sangat membantu kami di lapangan,” pungkasnya. (dik/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
#sehari #kerusakan #Laporan #PJU #Bulan April #Jalan #Perbaikan #Dishub #Lampu