Covid-19 Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Person of The Year Politika Sport & Health

Puncak Arus Mudik Terminal Purabaya Sidoarjo Mulai Terasa, Armada Bus Ditambah 1.100 Unit

Diky Putra Sansiri • 2026-03-17 15:31:25

PULANG KAMPUNG: Armada bus di Terminal Purabaya Sidoarjo ditambah untuk mengakomodir meningkatnya penumpang. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
PULANG KAMPUNG: Armada bus di Terminal Purabaya Sidoarjo ditambah untuk mengakomodir meningkatnya penumpang. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Aktivitas mudik Lebaran Idulfitri 1447 H di Terminal Purabaya, Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo, mulai menunjukkan lonjakan signifikan.

Sejak Selasa pagi (17/3), ribuan pemudik memadati terminal terbesar di Jawa Timur tersebut. Mereka datang membawa berbagai barang bawaan dan bersiap menuju kampung halaman.

Baca Juga: BHS Usulkan Videotron dan Loket Tiket Terpusat di Terminal Purabaya Sidoarjo

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pengelola terminal menambah jumlah armada bus. Pelaksana Tugas (Plt) Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purabaya, Verie Sugiharto, mengatakan saat ini sekitar 1.100 unit bus telah dioperasikan untuk melayani rute antarkota dalam provinsi (AKDP) maupun antarkota antarprovinsi (AKAP).

Jumlah tersebut meningkat sekitar 10 persen dibanding armada yang biasa beroperasi.

Baca Juga: Jelang Mudik, Menteri Lingkungan Hidup Soroti Sampah di Terminal Purabaya Sidoarjo

“Perusahaan otobus menambah armada sekitar 10 persen. Totalnya kini sekitar 1.100 unit bus untuk melayani penumpang AKDP dan AKAP,” ujar Verie.

Selain penambahan armada reguler, pengelola juga menyiapkan bus cadangan setiap hari guna mengantisipasi penumpukan penumpang di sejumlah rute.

“Setiap hari kami siapkan sekitar 100 hingga 200 bus cadangan,” jelasnya.

Baca Juga: Bikin Macet, Sopir Bus yang Ngetem di Depan Exit Terminal Purabaya Sidoarjo Akan Ditilang

Verie mengungkapkan, peningkatan jumlah penumpang sebenarnya sudah terlihat sejak akhir pekan lalu. Berdasarkan data, pada periode 13 hingga 16 Maret tercatat sekitar 45.000 penumpang datang dan berangkat melalui Terminal Purabaya.

Angka tersebut naik sekitar 30 persen dibanding hari normal yang rata-rata mencapai 33.000 penumpang.

“Dari tanggal 13 sampai 16 terjadi peningkatan sekitar 30 persen. Biasanya 33.000 penumpang, kini mencapai 45.000 orang untuk arus datang dan berangkat,” ungkapnya.

Pihak terminal memprediksi puncak arus mudik tahun ini terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 17 Maret dan 20 Maret 2026. Pada periode tersebut, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 60.000 hingga 68.000 orang per hari, atau meningkat hampir 75 persen dibanding hari normal.

“Diperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 17 dan 20 Maret, dengan jumlah penumpang mencapai 60.000 hingga 68.000 orang per hari,” tambahnya.

Untuk menjamin keselamatan perjalanan, pengelola terminal bersama instansi terkait juga melakukan ramp check terhadap bus reguler maupun bus pariwisata di wilayah Sidoarjo. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan.

Sementara itu, dari pantauan di lokasi, arus penumpang terus berdatangan sejak pagi. Area keberangkatan tampak padat oleh pemudik yang membawa koper, tas besar, hingga kardus, dengan tujuan berbagai kota di Jawa Timur maupun luar provinsi. (dik/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
#puncak #armada #Bus #Unit #Terminal #Mudik