RADAR SIDOARJO - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo kembali mengevakuasi hewan liar yang masuk ke permukiman warga. Kali ini, dua ekor ular berhasil diamankan dari rumah warga di Kecamatan Tarik dan Sukodono, Senin (16/3) malam.
Evakuasi pertama dilakukan di Desa Dungus, Kecamatan Sukodono, sekitar pukul 19.45 WIB. Laporan berasal dari seorang warga bernama Andi yang menemukan ular di dalam rumahnya dan segera menghubungi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD.
Baca Juga: Ramadan Dibayangi Cuaca Ekstrem di Sidoarjo, BPBD Siaga Posko 24 Jam
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Sukodono langsung menuju lokasi. Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit dan ular berhasil diamankan pada pukul 20.00 WIB tanpa kendala.
Tak lama berselang, laporan serupa kembali diterima BPBD. Sekitar pukul 20.19 WIB, seorang warga Desa Janti, Kecamatan Tarik, bernama Yudis melaporkan adanya ular yang masuk ke rumahnya.
Tim Rescue Unit Krian kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas berhasil mengevakuasi ular tersebut pada pukul 20.45 WIB.
Humas BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, mengatakan seluruh proses evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban maupun kerugian material.
Baca Juga: BPBD Catat 169 Kasus Kebakaran Terjadi di Sidoarjo hingga Agustus 2025
“Petugas dari Unit Rescue Sukodono dan Krian langsung merespons laporan warga terkait keberadaan ular di dalam rumah. Proses evakuasi berhasil dilakukan dengan aman dan terkendali,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kemunculan hewan liar di lingkungan permukiman, terutama pada musim tertentu.
“Jika masyarakat menemukan hewan liar yang berpotensi membahayakan, segera melapor ke BPBD agar dapat ditangani petugas yang memiliki peralatan dan keahlian khusus,” tambahnya.
BPBD Sidoarjo memastikan kedua kejadian tersebut berhasil ditangani dengan aman. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, dan situasi di lokasi kembali kondusif setelah penanganan selesai dilakukan oleh tim rescue.
Sementara itu, Pusdalops BPBD Sidoarjo menyatakan akan terus memantau laporan dari masyarakat dan siap memberikan respons cepat jika terjadi kondisi darurat di wilayah Kabupaten Sidoarjo. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista