Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

RSI Siti Hajar Sidoarjo Hadirkan SIM Keliling dan Edukasi PPGD, Permudah Masyarakat di Tengah Ramadan

Diky Putra Sansiri • Sabtu, 7 Maret 2026 | 13:02 WIB

PELAYANAN: Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo dr Iqbal Faizin (berdiri) saat berkomunikasi dengan pemohon SIM keliling. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
PELAYANAN: Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo dr Iqbal Faizin (berdiri) saat berkomunikasi dengan pemohon SIM keliling. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo menghadirkan layanan berbeda bagi masyarakat, Jumat (6/3) sore.

Tidak hanya pelayanan kesehatan, rumah sakit tersebut juga menghadirkan layanan SIM Keliling, edukasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), hingga pembagian takjil gratis bagi masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Masjid Siti Hajar Sidoarjo itu merupakan kolaborasi antara RSI Siti Hajar Sidoarjo dengan Satlantas Polresta Sidoarjo melalui program Dokar Sidoarjo (Doa Bersama Rumah Sakit).

Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo dr Iqbal Faizin mengatakan kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 18.00 dengan tujuan menghadirkan layanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.

“Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo bekerja sama dengan Satlantas Polresta Sidoarjo dengan program yang dinamakan Dokar Sidoarjo, yaitu doa bersama untuk keselamatan dan menghadirkan layanan SIM keliling di Masjid Siti Hajar Sidoarjo,” ujar dr Iqbal.

Dalam kegiatan tersebut, RSI Siti Hajar juga memberikan edukasi penanganan pertama bagi kondisi darurat kepada masyarakat.

“Kami menyediakan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) untuk umum dari tim Instalasi Gawat Darurat (IGD) kami, ada satu dokter dan empat perawat yang memberikan edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap, sinergi ini bisa berkelanjutan, sehingga dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Sidoarjo.

“Alhamdulillah banyak masyarakat yang hadir dan langsung mendengarkan. Karena kami ini sama-sama di pelayanan, jadi bagaimana caranya memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Sidoarjo," terangnya.

Ia menambahkan, kehadiran layanan SIM keliling di area rumah sakit juga bertujuan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, termasuk keluarga pasien yang sedang menunggu perawatan.

“Jadi masyarakat yang di sekitar sini, termasuk keluarga pasien yang sedang rawat inap dan menunggu, bisa sekalian mengurus SIM-nya. Ini bentuk kolaborasi layanan kesehatan dengan layanan kepolisian,” ungkapnya.

Di momen Ramadan, kegiatan tersebut juga diakhiri dengan pembagian ratusan paket takjil.

“Kami bersama Polresta Sidoarjo membagikan 200 paket takjil untuk peserta layanan SIM, masyarakat sekitar, dan keluarga pasien yang masih berada di sini,” tambahnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan kepolisian.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus berjalan. Tadi juga disampaikan kemungkinan bisa dilakukan secara rutin, misalnya satu bulan sekali jika ada kesempatan,” katanya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra menjelaskan bahwa program Dokar Sidoarjo merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap Jumat dengan menggandeng sejumlah rumah sakit di wilayah Sidoarjo.

“Program ini namanya Dokar Sidoarjo, Doa Bersama Rumah Sakit. Tujuannya adalah rumah sakit yang selama ini menolong kita menangani korban kecelakaan, kita berdoa bersama supaya angka kecelakaan bisa menurun,” ujarnya.

Selain doa bersama, kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan edukasi penanganan pertama terhadap korban kecelakaan. Dalam kegiatan itu, Satlantas juga menghadirkan layanan SIM keliling dan Samsat keliling guna memudahkan masyarakat maupun tenaga medis yang memiliki keterbatasan waktu.

“Tujuannya memfasilitasi para tenaga medis, keluarga pasien dan masyarakat. Kami jemput bola, kami yang datang untuk melayani perpanjangan SIM dan juga STNK,” katanya.

Pelayanan tersebut dibuka mulai pukul 15.00 hingga menjelang waktu berbuka puasa. Tidak ada kuota, masyarakat bebas datang.

"Biasanya setiap hari Jumat pemohon di angka 50 hingga 100 orang,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Masyarakat #sim #Siti Hajar #Satlantas #layanan