RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan proyek betonisasi jalan akan mulai dikebut pada Maret 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perbaikan infrastruktur sekaligus evaluasi atas molornya sejumlah proyek pada tahun sebelumnya.
Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan tahapan lelang sudah dipersiapkan sejak Februari dan ditargetkan masuk proses sanggah pada Maret, sehingga pembangunan fisik bisa segera berjalan.
“Karena nanti kita bulan tiga (Maret) ini sudah tahapan lelang. Tadi sudah kita sampaikan sama PUBM mulai coffee morning, bulan dua (Februari) ini sudah persiapan lelang. Minimal waktu sanggah dan lain, bulan tiga, empat sudah ada pembangunan betonisasi,” ujar Subandi, Minggu (22/2).
Ia meminta agar proses pengawasan dilakukan secara ketat agar pelaksanaan proyek lebih tertib dan tidak mengulang persoalan tahun 2025. Menurutnya, kemudahan pengawasan menjadi salah satu alasan percepatan tahapan lelang dilakukan lebih awal.
“Biarkan nanti pengawasan gampang dan mudah. Ini sudah kita sampaikan, jangan sampai terulang kegiatan pada tahun 2025,” tegasnya.
Subandi juga menyoroti distribusi pekerjaan proyek yang selama ini dinilai belum merata. Ia ingin kontraktor lokal diberi ruang agar masyarakat Sidoarjo turut merasakan dampak ekonomi dari pembangunan di daerahnya sendiri.
“Pekerjaan banyak yang ngerjakan hanya satu dua (kontraktor). Masyarakat Sidoarjo kepingin ngerasakno (merasakan), orang Sidoarjo ya kerja di Sidoarjo, ojo salah satu ae seng kerjo (jangan salah satu saja yang kerja), ndak boleh. Hari ini harus dirubah,” katanya.
Selain pemerataan, kualitas material dan transparansi pelaksanaan proyek juga menjadi perhatian utama. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) untuk benar-benar mengawal setiap kegiatan agar hasilnya bisa dinikmati masyarakat.
“Kita harus berubah, harus transparan, betul-betul bahan yang berkualitas, masyarakat bisa menikmati. Saya minta tolong PUBM terus dikawal kegiatan proyek yang ada di Sidoarjo, biarkan masyarakat bisa menikmati pelayanan jalan yang baik,” tandasnya.
Bupati menargetkan proyek betonisasi di sejumlah titik, termasuk wilayah Krian, sudah mulai dikerjakan paling lambat Mei 2026.
“Mudah-mudahan nanti 2026 segera ada perbaikan, paling lambat bulan lima (Mei) lah. Bulan lima ndang (segera) dikerjakan yang ada di Krian ini,” ujarnya.
Sebagai catatan, pada 2025 lalu kinerja proyek infrastruktur di Sidoarjo menjadi sorotan. Dari sembilan proyek yang berjalan, hanya satu yang rampung tepat waktu, yakni proyek di wilayah Gedangan. Selebihnya mengalami keterlambatan penyelesaian.
Pemkab Sidoarjo berharap pelaksanaan proyek 2026 berjalan lebih tertib, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista