RADAR SIDOARJO - Petugas gabungan menggelar pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba terhadap kru bus dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Terminal Tipe A Purabaya, Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Dari hasil pemeriksaan tersebut, satu orang sopir bus dinyatakan positif narkoba.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satlantas Polresta Sidoarjo, Dokkes Polresta Sidoarjo, Dinas Perhubungan, BNNK, Dinas Kesehatan, serta pihak pengelola terminal. Para sopir menjalani pemeriksaan kesehatan, tes alkohol menggunakan alat Lifeloc (breath alcohol tester), hingga tes urine.
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Ali Mubarok, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi umum, terutama menjelang meningkatnya mobilitas penumpang.
“Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini kami berkolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk pihak terminal, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, dan BNN. Kami melakukan pengecekan kesehatan, tes alkohol, serta tes narkoba kepada para sopir,” ujar AKP Ali Mubarok.
Dari hasil pemeriksaan urine, petugas menemukan satu sopir bus berinisial M (28), warga Sidoarjo, yang dinyatakan positif mengandung zat amfetamin dan metamfetamin.
“Untuk yang bersangkutan langsung kami serahkan kepada petugas berwenang untuk ditangani lebih lanjut sesuai prosedur,” imbuhnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Verie Sugiharto, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini tidak hanya menyasar kelengkapan kendaraan, tetapi juga kondisi kesehatan para pengemudi.
“Operasi Keselamatan Semeru ini bertujuan memastikan kelayakan kendaraan sekaligus kesiapan pengemudinya. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga tes urine oleh BNN,” kata Verie.
Ia menambahkan, pengawasan akan semakin diperketat menjelang Ramadan dan Idul Fitri seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa angkutan Lebaran.
“Biasanya satu bulan sebelum masa angkutan Lebaran, kami sudah mulai melakukan ramp check. Jadi bukan hanya kendaraan, tetapi juga kesehatan dan kesiapan pengemudi benar-benar kami pastikan,” pungkasnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista