Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Dukung Pelestarian Budaya, Rumah Sakit Anwar Medika Sidoarjo Buka Posko Kesehatan di Ruwah Desa Sedenganmijen Krian

Diky Putra Sansiri • Senin, 2 Februari 2026 | 10:11 WIB
TRADISI: Direktur Rumah Sakit Anwar Medika, dr. Achmad Yudi Arifiyanto (topi putih) saat pembukaan gunungan tempe di Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
TRADISI: Direktur Rumah Sakit Anwar Medika, dr. Achmad Yudi Arifiyanto (topi putih) saat pembukaan gunungan tempe di Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Nuansa budaya dan kepedulian kesehatan berpadu dalam gelaran Ruwah Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu (1/2).

Di tengah kemeriahan gunungan tempe raksasa yang menjadi ikon sedekah bumi tahun ini, Rumah Sakit Anwar Medika (RSAM) Balongbendo hadir langsung melayani masyarakat dengan membuka posko kesehatan.

Langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen Rumah Sakit Anwar Medika dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Posko kesehatan yang dibuka di area lapangan desa itu ramai dikunjungi warga sejak pagi hingga acara berakhir.

Direktur Rumah Sakit Anwar Medika, dr. Achmad Yudi Arifiyanto turun langsung ke tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa ruwah desa merupakan tradisi luhur masyarakat Jawa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia menjelaskan, ruwah desa adalah budaya masyarakat Jawa yang memiliki nilai sejarah, sosial, dan spiritual yang sangat tinggi.

"Tradisi ini harus terus dilestarikan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga,” ujar dr. Yudi, Senin (2/2).

Ia menambahkan, kehadiran Rumah Sakit Anwar Medika tidak sebatas simbolis, tetapi diwujudkan melalui layanan kesehatan yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Karena itu, kami membuka posko kesehatan agar warga bisa mendapatkan pemeriksaan dasar, mulai dari tekanan darah, gula darah, asam urat hingga kolesterol,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Rumah Sakit Anwar Medika menerjunkan tujuh tenaga medis yang terdiri dari satu dokter, dua perawat, satu petugas laboratorium, satu kasir, dua tim marketing, serta satu driver.

Selama acara berlangsung, tercatat sebanyak 67 pasien telah mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, selama kegiatan ruwah desa ini kami telah melayani 67 pasien. Antusiasme warga sangat tinggi, dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus hadir di tengah kegiatan sosial dan budaya masyarakat,” imbuhnya.

Selain aspek kesehatan, Ruwah Desa Sedenganmijen tahun ini juga menghadirkan inovasi budaya berupa gunungan tempe raksasa. Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Kepariwisataan dan dinilai berpotensi menjadi ikon budaya khas desa.

Menurut dr. Yudi, kegiatan ruwah desa tidak hanya sarat nilai budaya, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta kesadaran terhadap lingkungan.

Menurutnya, acara seperti ini bukan hanya mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga menjaga kelestarian budaya lokal yang unik dan berharga.

"Kami berharap Ruwah Desa Sedenganmijen dapat terus dilaksanakan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain,” tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Balongbendo #Rumah Sakit #Tempe #Krian #Anwar medika