Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bupati Sidoarjo Targetkan Bebas Lubang Jalan sebelum Lebaran, Ini Caranya

Diky Putra Sansiri • Selasa, 27 Januari 2026 | 13:42 WIB
SIMBOLIS: Bupati Sidoarjo menyerahkan mobil pikap operasional di Pendapa Delta Wibawa, Selasa (27/1). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
SIMBOLIS: Bupati Sidoarjo menyerahkan mobil pikap operasional di Pendapa Delta Wibawa, Selasa (27/1). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Ambisi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk memuluskan seluruh akses jalan sebelum Hari Raya Lebaran bukan sekadar wacana. Bupati Sidoarjo Subandi secara resmi menyerahkan 18 unit mobil pikap operasional dan 18 unit alat pemadat aspal (stamper) kepada seluruh kecamatan guna mempercepat penanganan jalan rusak di wilayah masing-masing.

Penyerahan sarana operasional Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) tersebut dilakukan secara simbolis kepada Camat Sidoarjo, Camat Candi, dan Camat Gedangan di Pendapa Delta Wibawa, Selasa (27/1) siang.

Langkah ini diambil agar penanganan jalan berlubang tidak lagi terkendala proses birokrasi dan dapat langsung dieksekusi di tingkat kecamatan. Bupati menargetkan seluruh jalan di Sidoarjo, khususnya jalan lingkungan dan jalan desa, sudah terbebas dari lubang sebelum arus mudik Lebaran.

Dengan adanya mobil operasional dan stamper di tiap kecamatan, perbaikan jalan rusak skala kecil melalui skema PIWK kini menjadi tanggung jawab dan kewenangan penuh masing-masing camat.

“Untuk jalan protokol tetap ditangani Dinas PUBMSDA melalui sistem swakelola, sedangkan jalan kampung dan lingkungan dikelola kecamatan melalui koordinasi dengan pemerintah desa,” tegas Subandi.

Ia menambahkan, para Kepala Seksi Pembangunan di kecamatan kini diperkuat personel yang sebelumnya berpengalaman di Kelompok Kerja (Pokja) PU, guna memastikan kualitas perbaikan jalan tetap terjaga.

Menurut Subandi, distribusi kendaraan operasional ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif dan cepat.

“Ini tadi sudah kita sampaikan kepada seluruh camat. Targetnya sebelum Lebaran tidak ada lagi jalan berlubang di Sidoarjo,” ujarnya usai penyerahan.

Bupati juga menjelaskan pembagian tugas yang jelas antara dinas teknis dan kecamatan agar penanganan jalan rusak bisa dilakukan lebih efektif.

“Kita petakan. Mana yang menjadi urusan Dinas PUBMSDA ditangani dengan swakelola. Sementara kecamatan menangani melalui PIWK,” jelasnya.

Subandi menambahkan, jalan-jalan kampung dan lingkungan harus segera dipetakan agar tidak menyisakan kerusakan saat Lebaran.

Terkait mekanisme pelaporan, Subandi meminta masyarakat aktif melaporkan kerusakan jalan lingkungan kepada pihak kecamatan.

“Kalau sifatnya PIWK, lapor langsung ke kecamatan. Kecamatan akan berkoordinasi dengan desa untuk percepatan penanganan. Jika tidak mampu ditangani, maka akan kami tingkatkan penanganannya ke PU,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Lebaran #Jalan #kecamatan #lubang #Bupati