RADAR SIDOARJO - Si jago merah melahap gudang penyimpanan rosokan di Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (21/1).
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan seluas 6 meter x 21 meter atau sekitar 126 meter persegi, dengan objek terbakar berupa rosokan dan berbagai barang bekas yang mudah terbakar.
Humas BPBD Damkar Kabupaten Sidoarjo, Yoli Wisnu, menjelaskan bahwa kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari instalasi di area penyimpanan rosokan.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting listrik. Material rosokan yang tersimpan di dalam bangunan membuat api cepat membesar dan menyulitkan proses pemadaman di awal,” ujar Yoli Wisnu.
Mendapat laporan dari masyarakat, BPBD Damkar Sidoarjo segera mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Sukodono dan Pos Buduran ke lokasi kejadian.
Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menimbulkan titik api baru.
“Kami fokuskan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan di sekitar lokasi. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan guna mencegah kebakaran susulan,” tambah Yoli Wisnu.
Proses penanganan kebakaran berlangsung dengan lancar meski sempat terkendala oleh banyaknya material rosokan yang mudah terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun pemilik mengalami kerugian materiil akibat bangunan dan isi di dalamnya terbakar.
BPBD Damkar Kabupaten Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, khususnya di tempat usaha atau bangunan yang menyimpan barang mudah terbakar, sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista