RADAR SIDOARJO - Warga Sidoarjo kini memiliki pilihan baru layanan kesehatan di jantung kota. Rumah Sakit Mitra Keluarga resmi beroperasi di Jalan KH Ali Mas’ud, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, tepat di depan Transmart.
Peresmian rumah sakit ini dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi yang menaruh harapan besar pada peningkatan kualitas layanan medis bagi masyarakat perkotaan, Senin (12/1).
Kehadiran RS Mitra Keluarga dinilai strategis untuk memperkuat akses pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah pusat kota Sidoarjo yang padat aktivitas. Bupati Subandi menegaskan bahwa aspek utama yang harus dijaga adalah kualitas pelayanan kepada pasien.
“Mudah-mudahan dengan adanya rumah sakit baru ini bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Subandi saat peresmian, Senin (12/1).
Subandi secara khusus mengingatkan manajemen rumah sakit agar tidak menjadikan administrasi sebagai penghambat layanan medis, terutama dalam kondisi darurat. Ia menekankan bahwa keselamatan dan penanganan pasien harus menjadi prioritas utama.
“Tadi juga ada titipan dengan Pak Ketua DPRD, utamakan pelayanannya. Kalau ada pasien yang butuh penanganan, ya ditangani dulu, administrasi menyusul. Jangan berkondisi, pasien membutuhkan administrasi dilayani dulu baru pelayanan. Itu tidak boleh,” tegasnya.
Lebih lanjut, Subandi meminta agar koordinasi dilakukan secara intensif dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, termasuk melalui Sekretaris Daerah.
Ia menegaskan, sudah ada peraturan bupati (Perbup) yang menjadi acuan, sehingga visi dan misi kepala daerah harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh pihak, termasuk perusahaan rumah sakit swasta.
“Saya kepengen keberadaan perusahaan rumah sakit di Sidoarjo ini minimal bisa menggunakan tenaga kerja yang ada di Sidoarjo. Nanti dikoordinasikan dengan Bu Sekda, dicek betul agar visi dan misi bupati ini dijalankan secara maksimal,” katanya.
Sementara itu, Humas Rumah Sakit Mitra Keluarga Ruben Liandoro menyampaikan bahwa manajemen rumah sakit telah berkomitmen menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah signifikan. Bahkan, porsi tenaga kerja lokal ditargetkan mencapai 70 persen dari total karyawan.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga Sidoarjo. Bahkan karyawan kami yang sebelumnya bekerja di Surabaya dan berdomisili di Sidoarjo kami arahkan untuk bertugas di rumah sakit ini agar lebih dekat dengan tempat tinggal,” jelas Ruben.
Selain itu, RS Mitra Keluarga juga membuka rekrutmen bagi warga yang tinggal di sekitar rumah sakit. Dengan mengusung visi pelayanan yang berfokus pada pasien dan keluarga, Ruben menegaskan bahwa kualitas layanan serta keramahan menjadi nilai utama yang ingin dihadirkan.
“Fokus kami adalah memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan kenyamanan pasien dan keluarganya. Itu menjadi nilai utama yang kami tawarkan kepada masyarakat,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista