Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Dinkes Sidoarjo Pastikan Nol Kasus Super Flu

Diky Putra Sansiri • Minggu, 11 Januari 2026 | 12:04 WIB
Ilustrasi gambar antisipasi penyebaran super flu. (AI/DIKY SANSIRI)
Ilustrasi gambar antisipasi penyebaran super flu. (AI/DIKY SANSIRI)

RADAR SIDOARJO - Munculnya 18 kasus infeksi virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang populer disebut super flu di Jawa Timur (Jatim) sempat memicu kekhawatiran masyarakat.

Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo memastikan hingga saat ini wilayahnya masih aman dari paparan virus tersebut.

Berdasarkan laporan resmi, mayoritas kasus super flu ditemukan di Kota Malang, sementara satu kasus berasal dari Kabupaten Pasuruan.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina menegaskan, masyarakat tidak perlu panik berlebihan menyikapi informasi tersebut.

“Alhamdulillah, sampai saat ini di Kabupaten Sidoarjo belum ditemukan kasus super flu,” ujar dr. Lakhsmie, Minggu (11/1).

Meski belum ada kasus di Sidoarjo, dr. Lakhsmie menegaskan kewaspadaan tetap ditingkatkan. Dinas Kesehatan Jawa Timur telah menginstruksikan seluruh daerah untuk memperkuat pemantauan dan surveilans, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan.

Tenaga kesehatan diminta lebih peka terhadap pasien dengan gejala flu berat. Jika ditemukan indikasi mengarah pada super flu, penanganan harus dilakukan sesuai standar medis dan segera dilaporkan secara berjenjang.

“Apabila ada pasien dengan gejala flu yang berat dan berkepanjangan, tenaga kesehatan wajib melakukan penanganan sesuai prosedur dan melaporkannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, dr. Lakhsmie menjelaskan, langkah penanganan dan pencegahan super flu pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan penyakit yang disebabkan oleh virus lain. Kunci utamanya ada pada kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

“Pencegahan bisa dimulai dari diri sendiri, seperti menjaga kebersihan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, istirahat cukup, serta menjaga daya tahan tubuh,” jelasnya.

Sebagai informasi, super flu merupakan sebutan nonmedis untuk influenza A (H3N2) Subclade K, jenis virus yang tergolong baru. Gejalanya mirip flu biasa, seperti demam, sakit kepala, nyeri tenggorokan, dan badan terasa lelah, namun cenderung berlangsung lebih lama dan terasa lebih berat.

Dinas Kesehatan Sidoarjo mengimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak mudah termakan isu, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu berat atau berkepanjangan. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#influenza #flu #kasus #Dinkes #Super