RADAR SIDOARJO - Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo tahun 2025 mencatatkan hasil menggembirakan. Dari target sebesar Rp 2 triliun 691 miliar, realisasi PAD berhasil melampaui target dengan capaian Rp 2 triliun 721 miliar. Meski demikian, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan tidak ingin cepat berpuas diri.
Bupati Subandi meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah agar capaian PAD ke depan dapat meningkat lebih signifikan.
“Keberhasilan ini kami harap bisa terus ditingkatkan dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada,” ujar Subandi, Senin (5/1).
Menurutnya, selama ini kontribusi PAD masih didominasi oleh sektor pajak daerah. Padahal, sektor retribusi daerah juga memiliki potensi besar untuk menopang pendapatan daerah jika dikelola secara maksimal dan profesional.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian khusus adalah retribusi parkir. Subandi menilai, pendapatan parkir yang saat ini dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo masih belum optimal.
“Dari Dinas Perhubungan, pendapatan parkirnya belum maksimal. Mohon ini terus ditingkatkan. Demikian juga dinas-dinas lain, kami harap bisa lebih maksimal,” tegasnya saat memberikan arahan di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Sidoarjo.
Meski target PAD telah tercapai, Subandi menekankan pentingnya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan retribusi daerah. Ia meminta agar pengelolaan parkir dibenahi secara menyeluruh, termasuk melalui penerapan sistem digital.
“Pengelolaan parkir harus dilakukan dengan lebih baik. Digitalisasi parkir perlu diterapkan agar lebih tertib, transparan, dan mampu meningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista