RADAR SIDOARJO - Cuaca ekstrem kembali melanda Sidoarjo. Hujan lebat disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah pada Sabtu (3/1) sore.
Akibatnya, belasan atap rumah beterbangan, pohon tumbang di beberapa titik, serta satu kandang warga mengalami kerusakan.
Meski dampaknya cukup luas, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sedikitnya empat desa di dua kecamatan terdampak langsung, yakni Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin, serta Desa Wedoroklurak, Kendalpecabean, dan Kalipecabean di Kecamatan Candi.
Humas Damkar BPBD Sidoarjo Yoli Wisnu mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 14.30. Dampaknya menyebabkan kerusakan ringan pada sejumlah rumah serta pohon tumbang yang mengganggu aktivitas warga.
Di Kecamatan Tanggulangin, tepatnya di Desa Banjarpanji, tercatat tiga rumah mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dan satu kandang warga juga rusak ringan.
Sementara di Kecamatan Candi, delapan rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan yang tersebar di Desa Wedoroklurak, Kendalpecabean, dan Kalipecabean.
“Total kerusakan sementara yang kami data, ada 11 rumah rusak ringan dan satu kandang rusak ringan. Seluruhnya sudah dilakukan asesmen awal,” jelas Yoli, Minggu (4/1).
Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di sejumlah lokasi. Salah satu kejadian paling mencolok terjadi di Jalan Mojopahit, Kelurahan Bulusidokare, Sidoarjo, di mana dua pohon sono tumbang dan menimpa dua mobil yang sedang melintas.
Dua kendaraan tersebut masing-masing Toyota Avanza bernopol N 1552 SU milik Dadang Wahyulu dan Honda Accord bernopol L 1849 TG milik Banar Dhana. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Untuk penanganan pohon tumbang, seluruh lokasi sudah kami tangani. Per pukul 19.30, pohon-pohon yang tumbang telah dipotong dan dibersihkan,” tegasnya.
BPBD Sidoarjo bergerak cepat dengan melakukan asesmen di lokasi kejadian. Pemotongan dan pembersihan pohon dilakukan secara kolaboratif oleh BPBD, DLHK, dan Linmas Pol PP.
Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Sidoarjo juga menyalurkan bantuan berupa terpal kepada warga terdampak. Di antaranya tiga terpal untuk Desa Banjarpanji, satu terpal untuk Desa Wedoroklurak, empat terpal untuk Desa Kendalpecabean, dan dua terpal untuk Desa Kalipecabean.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang,” tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista