Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Proyek Betonisasi Jalan dan Jembatan Bringinbendo Taman Sidoarjo Molor, Ini Kendalanya

Diky Putra Sansiri • Minggu, 4 Januari 2026 | 10:12 WIB
MOLOR: Proyek betonisasi Jalan Bringinbendo-Sidodadi, Taman, Sidoarjo, sedang dalam tahap pengerjaan. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
MOLOR: Proyek betonisasi Jalan Bringinbendo-Sidodadi, Taman, Sidoarjo, sedang dalam tahap pengerjaan. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Proyek betonisasi Jalan Bringinbendo–Sidodadi sekaligus pembangunan jembatan di perbatasan Dusun Bringin Wetan dan Dusun Bringin Kulon, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, belum juga tuntas meski telah melewati batas waktu kontrak.

Kendala teknis di lapangan membuat progres pekerjaan jembatan tersendat dan alat berat tampak menganggur.

Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi proyek, Minggu (4/1), menunjukkan satu unit alat berat di area pembangunan jembatan dalam kondisi tidak beroperasi.

Proses pembongkaran jembatan lama belum berjalan maksimal lantaran struktur beton cor di bawah jembatan belum bisa dirobohkan.

“Alat berat yang ada tidak mampu membongkar beton cor di bawah jembatan. Kami masih menunggu kiriman breaker supaya pembongkaran bisa dilakukan,” ujar salah satu operator alat berat di lokasi.

Sementara itu, pelaksana proyek, Yuli menjelaskan, untuk pekerjaan betonisasi jalan, saat ini sudah memasuki 200 meter terakhir. Ia optimistis tahap tersebut akan segera rampung dalam beberapa hari ke depan.

“Untuk betonisasi 200 meter terakhir, estimasi selesai sekitar empat sampai lima hari. Saat ini kami sedang pengecoran lantai kerja, insyaallah satu hari selesai,” kata Yuli, Minggu (4/1).

Namun demikian, Yuli menambahkan bahwa setelah pengecoran lantai kerja, pihaknya masih harus menunggu proses pengeringan beton sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

“Setelah lantai kerja selesai, beton harus dibiarkan kering dulu. Sambil menunggu itu, kami akan memaksimalkan waktu untuk pembongkaran jembatan,” jelasnya.

Terkait pembangunan jembatan, Yuli memperkirakan proses pengerjaan akan memakan waktu sekitar 20 hingga 30 hari ke depan, dengan catatan tidak ada kendala tambahan di lapangan.

“Breaker-nya kemungkinan baru datang besok. Kalau sudah ada, pembongkaran bisa langsung kami kebut,” imbuhnya.

Sebagai informasi, proyek betonisasi jalan dan pembangunan jembatan tersebut merupakan satu paket pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Berkah Hela Abadi dengan nilai anggaran sekitar Rp 10 miliar. Total panjang pekerjaan mencapai 2.225 meter.

Proyek ini diketahui telah melewati batas waktu pengerjaan sesuai kontrak yang seharusnya berakhir pada Kamis, 18 Desember 2025. (dik)

Editor : Vega Dwi Arista
#Jalan #Pembangunan #Jembatan #Betonisasi #Molor