Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Lonjakan Penumpang, Rute Jakarta–Denpasar Dominasi Bandara Juanda Sidoarjo

Suryanto • Kamis, 1 Januari 2026 | 15:21 WIB
RAMAI: Sejumlah calon penumpang memadati area keberangkatan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)
RAMAI: Sejumlah calon penumpang memadati area keberangkatan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Selama pelaksanaan Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bandara Internasional Juanda mencatat lonjakan signifikan pada pergerakan penumpang dan penerbangan. Meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun membuat sejumlah rute domestik maupun internasional mengalami kepadatan.

Berdasarkan data manajemen bandara, rute Jakarta (Cengkareng), Denpasar, dan Makassar menjadi rute domestik dengan jumlah penumpang terbanyak selama periode Nataru 2025/2026.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhamad Tohir, mengatakan penerbangan domestik masih mendominasi pergerakan penumpang. Sementara untuk rute internasional, penumpang terbanyak tercatat pada rute Kuala Lumpur (KUL) dengan 35.168 penumpang, disusul Singapura (SIN) sebanyak 30.145 penumpang.

“Untuk rute domestik, pergerakan penumpang didominasi Jakarta (CGK) sebanyak 128.478 penumpang, disusul Denpasar (DPS) 73.087 penumpang, dan Makassar (UPG) 53.554 penumpang,” jelas Tohir.

Secara kumulatif, sejak 15 hingga 30 Desember 2025, Bandara Internasional Juanda telah melayani sebanyak 671.093 penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 558.102 penumpang domestik dan 112.991 penumpang internasional. Sementara itu, pergerakan pesawat mencapai 4.595 penerbangan, dengan rincian 3.973 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional.

Tohir menambahkan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai mengajukan penambahan penerbangan atau extra flight. Maskapai tersebut antara lain Lion Air, Citilink, dan Garuda Indonesia.

“Selama periode 15–30 Desember 2025, tercatat ada 145 extra flight. Rinciannya, rute Denpasar (DPS) sebanyak 75 penerbangan, Jakarta (CGK) 25 penerbangan, Banjarmasin (BDJ) 14 penerbangan, Pekanbaru (PKU) 12 penerbangan, Palembang (PLM) 10 penerbangan, Jakarta (HLP) 8 penerbangan, dan Lombok (LOP) 4 penerbangan,” imbuhnya.

Manajemen Bandara Internasional Juanda memprediksi puncak arus balik Natal dan Tahun Baru akan terjadi pada akhir pekan ini, seiring berakhirnya masa libur dan kembalinya masyarakat ke daerah asal.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak bandara telah mengaktifkan Posko Pelayanan Angkutan Udara Nataru 2025/2026 yang melibatkan unsur internal dan eksternal, seperti Angkasa Pura I, TNI AL, Otoritas Bandara, AirNav, BBKK, maskapai, ground handling, serta BMKG. Selain itu, kesiapan fasilitas utama juga dipastikan, mulai dari check-in counter, mesin self check-in, hingga ketersediaan ruang tunggu penumpang.

Tohir mengimbau seluruh calon penumpang agar datang lebih awal ke bandara, terutama pada jam-jam sibuk. “Kami mengimbau penumpang untuk tiba lebih awal guna mengantisipasi potensi keterlambatan akibat faktor cuaca maupun kepadatan lalu lintas penerbangan, sehingga proses keberangkatan dapat berjalan lancar dan penumpang tidak tertinggal pesawat,” pungkasnya. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Bandara #Juanda #Penumpang #Jakarta #Bali