RADAR SIDOARJO - Cuaca ekstrem kembali memicu insiden di wilayah Sidoarjo. Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (27/12) malam menyebabkan sebuah pohon sono berukuran besar tumbang dan menimpa satu unit mobil Honda CRV di Jalan Raya Sidomulyo, jalur Bypass Krian menuju Kabupaten Gresik.
Akibat peristiwa tersebut, akses jalan desa sempat tertutup total sehingga arus lalu lintas lumpuh. Batang dan ranting pohon yang melintang di badan jalan membuat kendaraan tidak dapat melintas.
Sejumlah pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, terpaksa memutar balik dan mencari jalur alternatif sambil menunggu proses evakuasi dilakukan.
Respons cepat dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Rescue Damkar Pos Krian, Polsek Krian, BPBD Sidoarjo, Satpol PP, serta dibantu relawan dan warga setempat. Proses pemotongan dan pembersihan pohon tumbang segera dilakukan setelah laporan diterima.
Komandan Peleton (Danton) Damkar Pos Krian, Aris Kuswoyo, menjelaskan bahwa pohon tumbang disebabkan kombinasi hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
“Pohon besar di tepi jalan tumbang akibat terpaan angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat. Kejadian ini sempat menutup akses jalan penghubung antara Krian dan Gresik,” ujarnya, Minggu (28/12).
Menurut Aris, setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi guna melakukan evakuasi agar akses jalan bisa segera dibuka kembali.
“Begitu menerima laporan, tim kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pemotongan dan pembersihan pohon. Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar,” tambahnya.
Dalam kejadian tersebut, satu unit mobil Honda CRV mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa pohon. BPBD Sidoarjo melakukan asesmen di lokasi kejadian, sementara BPBD bersama Satpol PP fokus pada pemotongan dan pembersihan material pohon.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 20.00 WIB dan akses jalan kembali dapat dilalui oleh warga.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih tinggi di awal musim hujan.
“Kami mengingatkan warga agar tidak berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan deras disertai angin kencang. Jika menemukan pohon yang rawan tumbang di lingkungan sekitar, segera laporkan ke BPBD agar dapat ditangani lebih cepat,” tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista