RADAR SIDOARJO - Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (25/12) sore. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan pohon tumbang serta merusak sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) di beberapa kecamatan.
Peristiwa pertama terjadi di Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan. Angin kencang mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang dan sempat mengganggu aktivitas warga sekitar. Sementara itu, di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, sedikitnya enam lapak PKL dilaporkan roboh akibat terpaan angin yang cukup kuat.
Meski menimbulkan kerusakan material, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut. Namun, beberapa lapak milik PKL dilaporkan terseret hingga ke aliran sungai akibat kuatnya hembusan angin. Total terdapat enam lapak PKL yang mengalami kerusakan.
Salah satu pedagang di Desa Pepelegi, Sutrisno (56), mengungkapkan detik-detik warung miliknya roboh saat hujan deras berlangsung. Saat itu, ia tengah berjaga dan melayani pembeli.
“Anginnya sangat kencang, sampai atap warung terangkat,” ujar Sutrisno.
Ia bersyukur karena dirinya serta seorang pelanggan yang sedang membeli makanan berhasil selamat dari kejadian tersebut. Saat ini, Sutrisno bersama sejumlah pedagang lainnya mulai membangun kembali warung mereka.
“Sekarang kami bangun lagi pakai rangka besi dengan atap galvalum supaya lebih kuat,” tambahnya.
Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang disertai angin kencang, mengingat kondisi cuaca di wilayah Sidoarjo masih belum menentu. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista