RADAR SIDOARJO - Menjelang meningkatnya aktivitas pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya yang berada di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, mendapat perhatian khusus dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
Tenaga Ahli Menteri Imipas, Laksamana Muda TNI (Purn) Rahmad Wahyudi, turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan kualitas pelayanan publik serta kesiapan pengamanan di lapas yang saat ini dihuni oleh 1.549 narapidana tersebut.
Dalam kunjungannya, Rahmad Wahyudi meninjau sejumlah fasilitas yang bersentuhan langsung dengan warga binaan. Mulai dari area kunjungan, layanan kesehatan, dapur, blok hunian, tempat ibadah, hingga Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas).
Ia juga melihat secara langsung proses pembinaan kemandirian dan pelatihan keterampilan yang diikuti para narapidana. Menurut Rahmad, periode menjelang Nataru merupakan momen krusial yang membutuhkan kesiapsiagaan ekstra dari seluruh jajaran pemasyarakatan.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kewaspadaan harus ditingkatkan dan pelayanan tetap dijaga agar tidak muncul persoalan yang tidak diinginkan,” ujar Rahmad, Rabu (24/12).
Rahmad mengapresiasi kinerja Lapas Kelas I Surabaya yang dinilai mampu menjaga kualitas pelayanan meski dihuni oleh jumlah warga binaan yang cukup besar. Ia menilai pemenuhan hak-hak dasar serta pembinaan kepribadian narapidana masih berjalan optimal.
“Jumlah warga binaan di sini cukup besar, namun pelayanan dan pembinaan masih bisa berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kerja keras, kerja sama, dan komitmen seluruh petugas,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi penguatan moral sekaligus evaluasi penting bagi seluruh jajaran lapas.
“Kunjungan dan arahan ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memberikan pelayanan terbaik, serta memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi dengan baik,” tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista