RADAR SIDOARJO - Seorang perempuan bernama Bibi Farida, 34, warga Desa Gelam, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, tewas setelah tertabrak kereta api pengangkut bahan bakar minyak (BBM) rute Surabaya–Sidoarjo. Peristiwa tragis tersebut terjadi di KM 24+100 jalur rel kereta api, tak jauh dari kawasan Perumahan Magersari, Kecamatan Kota Sidoarjo, Rabu (18/12) sore.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.55 WIB saat kereta BBM melintas dari arah Surabaya menuju Sidoarjo. Akibat tertabrak kereta, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Di sekitar lokasi kejadian, petugas menemukan sebuah tas kecil berisi fotokopi KTP atas nama korban serta sebuah telepon genggam dalam kondisi tidak aktif. Berdasarkan temuan awal tersebut, korban diduga sengaja berada di jalur rel saat kereta melintas.
Keterangan sejumlah saksi menyebutkan, sebelum kejadian korban terlihat mondar-mandir di sekitar jalur rel. Sesaat sebelum kereta melintas, korban tiba-tiba berada di lintasan hingga akhirnya tertabrak.
Kanit Reskrim Polsek Kota Sidoarjo, Iptu Djunaedi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kejadian.
“Memang benar telah terjadi peristiwa seorang perempuan warga Desa Gelam, Kecamatan Candi, tertabrak kereta api di wilayah Perumahan Magersari, Kecamatan Kota Sidoarjo,” ujar Iptu Djunaedi.
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan awal dari petugas KAI dan keterangan masinis kereta BBM, korban diduga melakukan bunuh diri. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
“Kami masih mengumpulkan data serta keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian. Untuk sementara memang ada dugaan bunuh diri, namun kami belum dapat menyimpulkan secara pasti,” imbuhnya.
Usai kejadian, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut guna memastikan penyebab pasti kejadian. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista