Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Awas Macet, Jalan Rusak Kletek–Jemundo Taman Sidoarjo Mulai Dikerjakan

Diky Putra Sansiri • Rabu, 17 Desember 2025 | 00:05 WIB
DIKEBUT: Ruas Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Kletek, hingga Jalan Raya Sawunggaling, Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo mulai dikerjakan. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
DIKEBUT: Ruas Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Kletek, hingga Jalan Raya Sawunggaling, Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo mulai dikerjakan. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Awas macet. Ruas Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Kletek, hingga Jalan Raya Sawunggaling, Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai jalur horor, akhirnya mulai dikerjakan.

Proyek peningkatan jalan tersebut resmi dimulai dan dipastikan berdampak pada arus lalu lintas di kawasan padat kendaraan itu.

Jalan yang berada di kawasan Kletek depan Atrisco ini kerap dipenuhi lubang menganga, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut tidak hanya membahayakan pengendara, khususnya roda dua, tetapi juga sering memicu kemacetan panjang karena menjadi jalur utama truk dan trailer.

Pengerjaan proyek peningkatan jalan dilakukan sepanjang sekitar 740 meter dengan lebar tujuh hingga delapan meter dan ketebalan konstruksi mencapai 40 sentimeter.

Tahap awal pekerjaan diawali dengan pengurukan jalan serta pembangunan gorong-gorong menggunakan u ditch berukuran 80 x 80 sentimeter di sisi barat jalan.

Camat Taman Arie Prabowo membenarkan bahwa proyek peningkatan ruas Jalan Panglima Sudirman Kletek hingga Jemundo telah resmi dimulai.

"Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat sekitar," kata Arie Prabowo ke Radar Sidoarjo, Selasa (16/12).

Proyek ini mulai dikerjakan pada Rabu malam (10/12). Tahap awal diawali dengan pembuatan gorong-gorong menggunakan u ditch di sisi barat jalan.

Pria yang akrab disapa Arie Kotrix itu mengaku bersyukur proyek perbaikan akhirnya terealisasi, meski ia berharap ke depan ruas jalan tersebut bisa dibeton secara menyeluruh. Pasalnya, intensitas kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut sangat tinggi.

“Harapan kami, proyek peningkatan jalan ini bisa menjawab keluhan warga selama ini dan yang paling penting meningkatkan keselamatan serta meminimalisir kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang,” tegasnya.

Proyek peningkatan jalan ini dikerjakan oleh CV Barokah Riski dan ditargetkan rampung sesuai batas waktu kontrak, yakni 29 Desember 2025. Selama proses pengerjaan, masyarakat diimbau waspada terhadap potensi kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

Sementara itu, Rokhim, salah satu pengguna jalan, mengaku lega akhirnya perbaikan jalan yang selama ini dikeluhkan mulai dilakukan. Warga Sukodono itu hampir setiap hari melintasi ruas Kletek–Jemundo untuk berangkat dan pulang kerja.

“Alhamdulillah mas, akhirnya jalan ini diperbaiki. Kalau musim hujan saya selalu was-was, apalagi malam hari, lubang jalan sering tertutup air dan sangat rawan terjatuh,” ujar pria yang bekerja di Surabaya tersebut.

Ia berharap pembangunan gorong-gorong tidak hanya dilakukan di sisi barat, tetapi juga sisi timur jalan agar aliran air hujan tertampung dengan baik dan tidak kembali merusak permukaan jalan.

Selama ini, jalur Kletek–Jemundo memang dikenal rawan kecelakaan dan menjadi sumber keluhan warga. Mulai dari pengendara motor yang terjatuh hingga kemacetan panjang akibat jalan rusak kerap terjadi. Bahkan, warga sempat menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Taman #Macet #Jalan #jemundo #Dikerjakan