RADAR SIDOARJO - Sejumlah warga di bantaran Sungai Kalimas, Dusun Jrebeng, Desa Sidomulyo, Kecamatan Krian, Sidparjo masih harap-harap cemas.
Seorang pelajar SMP berusia 14 tahun, Ferdinand Junior Ilot, masih belum ditemukan setelah dilaporkan terseret arus deras saat berenang bersama teman-temannya, Sabtu (6/12) siang.
Memasuki hari kedua pencarian, Minggu (7/12), tim gabungan memperluas radius pencarian hingga beberapa kilometer dari titik awal korban diduga hanyut. Arus sungai yang masih deras serta air yang keruh menjadi tantangan utama di lapangan.
Sejak pagi, aparat dari Polsek Krian, BPBD Sidoarjo, Damkar, perangkat desa, relawan, dan Tim SAR Sidoarjo telah bersiaga di lokasi.
Penyisiran dilakukan dengan metode gabungan, mulai dari penelusuran bantaran sungai, pemanfaatan perahu karet, hingga pemantauan titik-titik cekungan, pusaran, dan jeram yang rawan menjadi lokasi korban tersangkut.
Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra memimpin langsung jalannya operasi pencarian. Ia menegaskan, perluasan area pencarian menjadi fokus utama pada hari kedua ini.
“Pencarian hari ini kami fokuskan pada perluasan radius hingga beberapa kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut. Seluruh personel gabungan terus berupaya maksimal menyisir setiap kemungkinan,” ujar AKP Galih Putra Samodra, Minggu (7/12).
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar korban segera ditemukan. Sementara itu, Humas BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, membenarkan bahwa operasi pencarian masih terus berlangsung secara intensif dari hulu ke hilir.
“Penyisiran dilakukan secara maksimal mulai dari titik kejadian hingga ke arah hilir. Tim menggunakan perahu untuk memetakan titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban terbawa arus,” kata Yoli.
Menurutnya, kondisi medan cukup menyulitkan tim di lapangan. Arus masih cukup deras dan air keruh.
"Tim harus bekerja ekstra hati-hati demi keselamatan personel saat pencarian,” imbuhnya.
Sejumlah relawan serta warga setempat juga terlibat membantu dari tepi sungai menggunakan peralatan seadanya. Mereka menyisir setiap sudut sungai dengan harapan korban segera ditemukan.
Berdasarkan keterangan terakhir, saat dilaporkan hilang, Ferdinand Junior Ilot mengenakan kaos hijau telur asin dan celana pendek putih bermotif. Korban diduga tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Sungai Kalimas sekitar pukul 13.50.
Hingga Minggu sore, tim gabungan masih terus berjibaku menyisir aliran Sungai Kalimas di perbatasan Sidoarjo–Gresik, berpacu dengan waktu dan derasnya arus demi menemukan sang korban. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista