Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Alfability: Ruang Berkarya dan Bertumbuh bagi Karyawan Disabilitas di Alfamart

Vega Dwi Arista • Rabu, 3 Desember 2025 | 23:35 WIB
Karyawan disabilitas Alfamart mendapatkan bingkisan di Kantor Cabang Sidoarjo bersama Branch Manager Alfamart Sidoarjo M Aji Wahyu Wasono & Deputy Branch Manager Alfamart Sidoarjo Stefanus Satrio.
Karyawan disabilitas Alfamart mendapatkan bingkisan di Kantor Cabang Sidoarjo bersama Branch Manager Alfamart Sidoarjo M Aji Wahyu Wasono & Deputy Branch Manager Alfamart Sidoarjo Stefanus Satrio.

RADAR SIDOARJO - Ishak Daud Modok tak menyangka ia akan menemukan tempat untuk bertumbuh dan percaya diri dalam perjalanan kariernya.

Penyandang tunarungu, tunawicara dan tunadaksa ini sempat ragu saat pertama kali melamar pekerjaan.

Namun, lima tahun berselang, Ishak kini menjadi karyawan tetap Alfamart dengan jabatan Assistant Chief of Store di Toko Alfamart Imam Bonjol Sidoarjo.

"Saya sangat bersyukur dapat bekerja di Alfamart. Di sini tidak ada perbedaan, semua saling mendukung. Teman-teman juga membantu saat saya mengalami kesulitan," ujar Ishak melalui bahasa isyarat.

Ishak merupakan satu dari 45 orang karyawan penyandang disabilitas di wilayah Alfamart Cabang Sidoarjo.

Mereka tergabung dalam program Alfability, sebuah inisiatif inklusi Alfamart yang telah berjalan sejak 2016 untuk membuka kesempatan setara bagi penyandang disabilitas agar dapat menunjukkan potensi dan kemampuan terbaiknya.

Mengambil akar kata ability yang berarti kemampuan, Alfability hadir sebagai jembatan bagi individu disabilitas untuk berkarya, membangun karier, dan memperoleh pengalaman profesional di berbagai bidang operasional Alfamart.

Selama hampir satu dekade berlangsung, program ini telah membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas dari beragam latar belakang.

Hingga Oktober 2025, tercatat 1.129 karyawan disabilitas bekerja di Alfamart secara nasional, dengan rincian 822 orang di toko, 289 orang di pusat distribusi, 18 orang di kantor.

Di Alfamart Cabang Sidoarjo sendiri, dari 45 penyandang disabilitas, 32 orang sebagai karyawan toko,10 orang karyawan pusat distribusi dan 3 orang di kantor.

Mereka hadir sebagai bagian dari lingkungan kerja yang inklusif, mulai dari disabilitas grahita, daksa, hingga rungu wicara. Hal ini bukan sekedar angka, namun mencerminkan budaya perusahaan yang menghargai keberagaman sekaligus fokus pada kemampuan setiap karyawan.

"Setiap manusia pasti punya keterbatasan, tetapi setiap manusia juga punya kemampuan. Begitu pula teman-teman Alfability. Di Alfamart, kita melihat kemampuan, bukan hambatan," ujar Human Capital Director Alfamart, Tri Wasono Sunu, saat perayaan Hari Disabilitas Internasional, kemarin.

Sebagai rangkaian menuju perayaan tersebut, sebelumnya Alfamart menggelar roadshow Alfability Menyapa, sebuah kegiatan yang membawa kisah-kisah inspiratif ke berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB). Melalui program ini, para lulusan SLB yang kini bekerja di Alfamart kembali ke sekolah asalnya untuk berbagi perjalanan dan pengalaman kerja kepada adik-adik kelas.

"Alfability Menyapa hadir di 10 SLB di 10 kota. Kami berharap kisah para lulusan yang kini bekerja di Alfamart dapat menjadi motivasi bagi para siswa, bahwa keterbatasan bukan hambatan untuk bersaing dan berkontribusi di dunia kerja," tambah Sunu.

Dengan perjalanan hampir satu dekade, Alfamart berharap Alfability terus menjadi ruang yang memberi kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan karier, dan berkontribusi lebih luas bagi masyarakat. (vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#ruang #Karyawan #Alfamart #Berkarya #Disabilitas