Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Musim Hujan

Diky Putra Sansiri • Selasa, 2 Desember 2025 | 22:14 WIB

 

BERLUBANG: Jalan rusak di Sidoarjo membahayakan pengguna jalan. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
BERLUBANG: Jalan rusak di Sidoarjo membahayakan pengguna jalan. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
 

RADAR SIDOARJO - Di tengah cuaca yang tak menentu serta intensitas hujan yang terus meningkat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat memperbaiki jalan-jalan rusak, terutama di kawasan yang kerap terdampak banjir.

Bupati Sidoarjo Subandi, menegaskan bahwa perbaikan dilakukan secara berkelanjutan meski harus menyesuaikan kondisi cuaca di lapangan.

“Untuk jalan berlubang, saya sudah perintahkan teman-teman PU dan Pak Kabid untuk terus turun ke lapangan. Ini terus kita lakukan,” ujar Subandi, Selasa (2/12).

Ia menjelaskan, kerusakan jalan berupa lubang hingga permukaan yang mengelupas sering kembali muncul akibat curah hujan tinggi. Karena itu, pengerjaan tidak bisa dilakukan sembarangan agar hasil perbaikan tidak cepat rusak.

“Pengerjaan jalan berlubang ini harus menunggu terang dulu. Kalau hujan, tidak mungkin dikerjakan. Kalau dipaksakan, paling satu atau dua hari sudah mengelupas lagi,” jelasnya.

Sejumlah titik prioritas seperti Jasem, Kemiri, dan Rangkah Kidul telah mendapat penanganan peningkatan jalan. Titik dengan kerusakan berat menjadi prioritas utama agar akses masyarakat tetap aman selama musim penghujan.

“Kami melihat kondisi di lapangan. Kalau membutuhkan peningkatan, seperti di Jasem kemarin, langsung kita kerjakan. Yang berat-berat sudah kita dahulukan,” tambah Subandi.

Meski begitu, ia mengakui bahwa potensi kerusakan susulan tetap tinggi akibat cuaca ekstrem. Karena itu, tim lapangan diperintahkan untuk rutin memantau serta melakukan perbaikan cepat apabila ditemukan kerusakan baru.

“Teman-teman tetap saya perintahkan ke lapangan terus. Kita jalan terus, karena kalau menunggu benar-benar kering, pekerjaan akan tertunda,” ungkapnya.

Subandi menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Setiap lubang yang berpotensi membahayakan masyarakat harus segera ditangani.

“Yang penting dipastikan lubang-lubang ini tidak membahayakan masyarakat,” tandasnya. (dik/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
#pemkab #Jalan #Rusak #Hujan #Bupati