Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bupati Sidoarjo Gandeng ITS Kaji Penyebab Banjir di Kedungbanteng

Diky Putra Sansiri • Sabtu, 29 November 2025 | 00:07 WIB
MITIGASI: Bupati Subandi bersama OPD terkait melihat kondisi banjir di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin.
MITIGASI: Bupati Subandi bersama OPD terkait melihat kondisi banjir di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin.

RADAR SIDOARJO - Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk menangani banjir tahunan yang terjadi di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin.

Tahun ini, Pemkab Sidoarjo kembali akan menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk melakukan kajian terkait penyebab berulangnya banjir di wilayah tersebut. Dalam pekan ini, Bupati Sidoarjo Subandi akan mengundang akademisi ITS guna melakukan mitigasi dan asesmen lapangan.

“Kita sudah instruksikan. Insyaallah minggu depan kita undang ITS untuk melakukan mitigasi dan asesmen banjir ini,” ujar Bupati Subandi.

Subandi mengatakan, salah satu solusi yang dipertimbangkan adalah peninggian tanah, apabila benar terjadi penurunan tanah di kawasan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut harus dilakukan secara cermat dan terukur, agar tidak menimbulkan pekerjaan berulang.

“Kalau ada peninggian tanah, minimal harus menggunakan alat ukur. Ada waterpass yang sekarang sudah dilengkapi komputer, supaya kita tidak bekerja dua kali seperti yang terjadi saat peninggian di SMPN 2 Tanggulangin,” jelasnya.

Selain itu, Bupati Subandi menginstruksikan BPBD Sidoarjo untuk segera menetapkan status tanggap darurat bencana di Desa Kedungbanteng. Ia juga meminta agar posko bencana, posko kesehatan, serta dapur umum segera didirikan. Layanan kebutuhan dasar seperti air bersih diminta untuk langsung disalurkan kepada warga terdampak.

“Kita perintahkan posko kesehatan dan dapur umum segera didirikan di sini,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi juga mengungkapkan rencana pembangunan embung sebagai penampung air hujan di wilayah Tanggulangin. Sebelum pembangunan dilakukan, kajian akan disiapkan untuk memastikan embung benar-benar bermanfaat sebagai pengendali banjir. Ia menambahkan, pembangunan embung juga tengah berjalan di wilayah lain.

“Pembangunan embung di Kecamatan Waru sudah berjalan. Ada 12 hektare lahan yang disiapkan. Pembangunan berikutnya di Kecamatan Kota, anggarannya sudah kita siapkan dan tinggal pembebasan lahan. Untuk Tanggulangin juga akan dibangun, tapi harus melalui kajian dulu, jangan sampai setelah dibangun tidak ada manfaatnya,” ujarnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#tahunan #Subandi #ITS #Banjir #Bupati