RADAR SIDOARJO - Jalan Samanhudi di Jasem, Kelurahan Bulusidokare, mengalami kerusakan parah. Kondisi tersebut terjadi setelah ruas penghubung ke Jalan Lingkar Timur itu terendam banjir hampir satu minggu.
Kepala Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Bulusidokare, Said mengatakan, jalan tersebut rusak akibat terus-menerus tergenang air. Karenanya, akases jalan tersebut langsung dilakukan penutupan.
"Jalan kami tutup hari ini, karena sebelumnya banyak anak sekolah yang terjatuh," ucapnya saat ditemui Radar Sidoarjo, Selasa (25/11).
Menurutnya, rencana peninggian jalan belum terealisasi hingga kini. Untuk sementara, jalan hanya dilakukan pengurukan dengan material seadanya oleh Camat Sidoarjo.
“Harapan kami jalan ditinggikan dan diaspal, agar akses warga kembali normal," ujarnya.
Salah satu warga Jasem, Moch Arief menyampaikan, air banjir berasal dari naiknya aliran Kali Sekardangan. Dia menyebut jika ketinggian air banjir mencapai selutut orang dewasa.
"Di sini (Jasem, red) sebenarnya ya sudah langganan banjir, jadi sudah biasa, tapi ya tetap terganggu kalau banjir terus setiap tahun," katanya.
Pada dasarnya, Kali Sekardangan sudah dilakukan normalisasi. Namun, karena aliran di sepanjang kali tidak dikeruk merata, upaya tersebut menjadi percuma.
"Kali tetap meluap, sebenarnya jalan ini sudah beberapa kali diperbaiki, tapi perbaikannya hanya berupa lapisan aspal tipis, jadi gampang rusak ketika terendam banjir walau hanya dua hari," pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista