Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Stan UMKM Komunitas Disabilitas Meriahkan Bazar UMKM Sidoarjo 2025, Produk Sandal Batik hingga Olahan Stroberi Organik

Diky Putra Sansiri • Minggu, 23 November 2025 | 14:57 WIB
KREATIF: Berbagai olahan UMKM ditunjukan oleh Komunitas Disabilitas Sidoarjo, Sabtu (22/11). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
KREATIF: Berbagai olahan UMKM ditunjukan oleh Komunitas Disabilitas Sidoarjo, Sabtu (22/11). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Semangat para pelaku UMKM disabilitas mencuri perhatian pengunjung Bazar UMKM Sidoarjo 2025 yang digelar di Parkir Timur Sun City Mall, Jumat (21/11) sampai Minggu, (23/11). Kegiatan ini digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DinkopUM) bekerjasama dengan Radar Sidoarjo.

Salah satu stan yang menjadi magnet pengunjung adalah stan Komunitas Disabilitas Sidoarjo yang menampilkan beragam produk kreatif hingga olahan pangan sehat tanpa pestisida.

Stan tersebut diisi oleh Panti Rehab Mental Al Hafish dari Desa Suko, Sidoarjo. Pengurus Panti Rehab Mental Al Hafish, Yoche Rosana menjelaskan, keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kemandirian para penyandang disabilitas kepada masyarakat luas.

"Kita pernah ikut kegiatan waktu bulan puasa, dan setelah itu sering diundang untuk menggalakkan produk-produk teman-teman disabilitas," ungkapnya.

Beragam kreasi ditampilkan di stan tersebut, mulai dari kerajinan hingga makanan olahan. Panti Al-Hafish hadir dengan produk unggulan seperti sandal batik, kain batik, sandal laki-laki model Eiger, hingga hasil kebun berupa buah stroberi segar, selai stroberi, keripik daun stroberi, dan kremes apel.

“Keunggulan stroberi kami adalah ditanam tanpa pupuk pestisida, hanya pupuk organik, jadi rasanya manis alami,” tutur Yoche.

Menurutnya, hasil kebun itu juga sekaligus menjadi bagian dari proses rehabilitasi. Kata dia, di Batu, Malang itu juga terdapat pusat pelatihan. Mereka dilatih menanam, memupuk, merawat, sampai memanen.

Yoche juga menjelaskan, pengunjung yang datang ke lokasi kebun dapat langsung memetik stroberi sendiri. “Kita bisa langsung datang, memetik sendiri, makan langsung di tempat,” ujarnya.

Tak hanya membawa produk dari Panti Al-Hafish, Yoche juga mengajak komunitas disabilitas lainnya untuk bergabung. Ada Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dengan kerajinan bunga, serta Komunitas Sahabat Gempita, yang merupakan wadah bagi orang tua atau keluarga yang mendampingi anak disabilitas.

“Ada juga tuna netra, Pertuni, dan teman-teman tunagrahita. Tapi karena acara ini mendadak, tidak semua bisa ikut. Mereka juga sedang persiapan Hari Disabilitas,” jelasnya.

Tahun ini merupakan kali ketiga Al-Hafish mengikuti event yang digelar Dinas Koperasi. Namun, untuk pertama kalinya mereka mendapatkan dua stan sekaligus.

“Alhamdulillah, dulu kami cuma dapat satu stan. Sekarang bisa dua stan, sehingga lebih banyak komunitas yang bisa ikut,” tambahnya.

Panti Rehab Mental Al Hafish kini aktif mempromosikan produk melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. “Dengan media sosial, masyarakat bisa tahu. Karena satu-satunya panti rehab mental yang mandiri di Sidoarjo itu ya kami,” ujarnya.

Pada gelaran bazar kali ini, komunitas disabilitas juga menampilkan lagu dan puisi sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mereka. Yoche berharap pemerintah makin memberi ruang bagi UMKM difabel untuk berkembang.

“Harapan kami, UMKM disabilitas bisa setara dengan UMKM lainnya. Selama ini sering dinomorduakan. Paling tidak, setiap tiga bulan Dinas Koperasi bisa mengadakan acara seperti ini, baik di kecamatan-kecamatan," tandasnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Yayasan Rehab Mental Al-Hafish, dapat mengunjungi Instagram @yayasan_alhafish atau TikTok @kitala_strawberry. Lokasi panti terletak di Jalan Raya Suko, Sidoarjo, tepat di depan Pasar Suko lama. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#difabel #UMKM #Bazar #Disabilitas #Produk