Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bupati dan Wabup Turun Tangan Atasi Banjir Sidoarjo

M Saiful Rohman • Jumat, 21 November 2025 | 01:52 WIB
MEMANTAU: Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana saat meninjau kondisi banjir. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
MEMANTAU: Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana saat meninjau kondisi banjir. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Hujan deras yang mengguyur Sidoarjo pada Rabu (19/11) memicu genangan di kawasan perkotaan. Air kiriman dari sisi barat meningkatkan debit sungai dan membuat aliran menuju wilayah timur tersendat.

Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan, kondisi cuaca ekstrem menjadi faktor utama meluapnya beberapa sungai, termasuk Sungai Sidokare. Dia menjelaskan, hampir seluruh wilayah di Jawa Timur mengalami situasi serupa.

"Meski begitu, normalisasi tetap kami gerakkan secara paralel, beberapa wilayah seperti Candi mulai menunjukkan penurunan elevasi air," ucapnya, Kamis (20/11).

Namun, kondisi berbeda terjadi di pusat kota yang justru menerima limpahan air dari kawasan barat. Terlebih, karakter Sidoarjo sebagai kota delta membuat air mudah berkumpul di wilayah tengah.

Untuk mencari solusi jangka panjang, Pemkab Sidoarjo akan melibatkan akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kajian diperlukan untuk memastikan penyebab genangan berulang, termasuk kemungkinan pengaruh rob dan faktor topografi.

"Beberapa rumah pompa tidak bisa mengalirkan air karena elevasi tanah lebih rendah dari badan sungai, pompa baru dapat bekerja optimal ketika debit sungai turun," jelasnya.

Sementara itu, Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana meninjau langsung sejumlah titik banjir. Dia menyampaikan permohonan maaf kepada warga karena intensitas hujan yang tinggi membuat hampir seluruh wilayah terdampak.

"Kami berusaha maksimal, seluruh pompa di titik rawan sudah juga susah kami aktifkan," terangnya.

Namun pompa masih menunggu debit sungai turun untuk bekerja maksimal. Kondisi sungai yang tinggi membuat aliran air tertahan.

Untuk jangka panjang, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan. Anggarannya dipastikan sudah masuk dalam rencana tahun depan.

"Insyaallah, ke depan kami akan menyiapkan solusi jangka panjang, anggaranya juga sudah kami siapkan untuk tahun depan," pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Wakil Bupati #debet air #Banjir #kawasan #Genangan #Bupati