RADAR SIDOARJO - Dua pelaku usaha binaan program pendampingan ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo berhasil menembus pasar Asia. Keberhasilan tersebut menambah daftar UMKM lokal yang masuk rantai perdagangan internasional.
“Dari 25 pelaku usaha yang diberikan pendampingan dua sudah bisa ekspor ke Asia,” ucap Pengolah Data dan Informasi Disperindag Sidoarjo, Miftahudin kepada Radar Sidoarjo, Rabu (19/11).
Dia menjelaskan, pendampingan tidak hanya menyasar administrasi ekspor. Program itu juga dilengkapi pelatihan dan fasilitasi bisnis untuk memperkuat kapasitas peserta.
"Kami turut menggandeng Kadin Sidoarjo untuk memperluas jejaring usaha bagi peserta, ini memastikan pendampingan berjalan lebih komprehensif hingga tahap kesiapan ekspor," ujarnya.
Peserta pendampingan didominasi pelaku usaha dari sektor UMKM. Sebagian lainnya berasal dari kategori industri kecil menengah (IKM).
Menurutnya, bidang usaha yang paling banyak mengikuti program berasal dari segmen makanan olahan. "Selain itu, ada juga usaha dari sektor fashion, handcraft dan beberapa kategori lain," jelasnya.
Salah satu pelaku usaha yang sukses ekspor adalah PT Rumah Makan Deltasari Indah dari Waru. UMKM tersebut berhasil mengirim produk frozen food ayam dan bebek goreng ke Timor Leste.
“Total transaksi mencapai Rp 82 juta dengan jumlah pengiriman 800 pcs,” terangnya.
Keberhasilan berikutnya datang dari industri biomassa melalui PT Komi Biomass Indonesia di Trosobo, Taman. Perusahaan tersebut menembus pasar Korea Selatan dengan mengirim lima kontainer wood pellet berukuran 20 feet.
“Produk tersebut akan digunakan sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan dengan kadar emisi karbon rendah,” katanya.
Miftahudin menegaskan, dua capaian tersebut menjadi bukti bahwa pendampingan intensif mampu membuka peluang pelaku usaha menuju pasar global. Dia menyebut potensi pelaku usaha di Sidoarjo masih sangat besar untuk dikembangkan.
“Kami akan terus dorong 23 pelaku usaha lainnya untuk bisa menyusul, harapannya mereka bisa go internasional dan membawa produk Sidoarjo semakin dikenal di luar negeri,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista