RADAR SIDOARJO - Sebanyak 3.862 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu resmi menerima SK pengangkatan dari Pemkab Sidoarjo. Penyerahan dilakukan dalam apel besar di Parkir Timur GOR Delta, Sidoarjo, Senin (17/11).
Apel tersebut dipimpin langsung Bupati Sidoarjo, Subandi dan diikuti ribuan pegawai dari berbagai OPD. “Kami ingin memastikan setiap ASN dan P3K bekerja dengan kompetensi sekaligus dengan hati,” ucapnya saat sambutan pengarahan.
Dia menyampaikan, kehadiran Kepala BKN RI dan jajaran Kanreg BKN Surabaya memberi motivasi tambahan bagi para pegawai. Menurut Subandi, arahan dari BKN penting untuk memperkuat pemahaman pegawai terkait merit system dan arah reformasi birokrasi modern.
“Kami ingin aparatur Sidoarjo tumbuh sebagai penggerak perubahan positif, bukan hanya pelaksana administrasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Subandi menekankan akan pentingnya integritas ASN. Dia memastikan Pemkab Sidoarjo tidak memberi ruang bagi praktik gratifikasi maupun jual-beli jabatan.
Pihaknya menjamin seluruh proses rekrutmen dan penempatan P3K paruh waktu dilakukan sesuai regulasi dan manajemen talenta. “Tidak ada lagi bayar jadi camat atau bayar jadi kepala OPD, semua sudah harus bersih,” tegasnya.
Subandi mengungkapkan, proses pengangkatan P3K paruh waktu melalui perjalanan panjang. Baginya, perjuangannya memastikan dua kelompok honorer R3 dan R4 dapat diakomodasi penuh.
Awalnya hanya R3 yang diusulkan, namun ia menolak ada pegawai yang tertinggal. “Setelah dihitung kemampuan anggaran, saya pastikan R3 dan R4 diangkat semuanya, ini perjuangan dua hari penuh agar tidak ada yang dipisah-pisah,” jelasnya.
Di akhir pengarahan, Subandi berpesan agar seluruh P3K bekerja dengan rasa syukur dan ikhlas demi kemajuan daerah. Dia meminta mereka menjaga integritas, disiplin dan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Kami titip Sidoarjo, mari bersama-sama membangun daerah ini dengan etos kerja yang baik dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista