Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Operasi Zebra Semeru 2025 di Sidoarjo Targetkan Delapan Sasaran, Ini Sanksinya

Diky Putra Sansiri • Senin, 17 November 2025 | 18:32 WIB
TERTIB: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing saat melakukan pengecekan kendaraan di Mako Polresta Sidoarjo, Senin (17/11). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
TERTIB: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing saat melakukan pengecekan kendaraan di Mako Polresta Sidoarjo, Senin (17/11). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Polresta Sidoarjo resmi menggelar Operasi Zebra Semeru 2025 mulai Senin, 17 November hingga Minggu, 30 November mendatang.

Operasi bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Jawa Timur (Jatim), khususnya Kabupaten Sidoarjo.

Apel gelar pasukan digelar di Mako Polresta Sidoarjo, Senin (17/11) pagi, dipimpin langsung Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing. Ia menegaskan, operasi kali ini mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Operasi Zebra Semeru 2025 lebih menitikberatkan pada tindakan preemtif, preventif, dan edukatif. Meski begitu, bagi pelanggar tetap akan kami berikan penindakan sesuai ketentuan,” ujar Kombes Pol Christian Tobing, Senin (17/11).

Ia juga menekankan bahwa penindakan hukum dalam operasi ini sebagian besar dilakukan melalui teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Penindakan hukum akan dilakukan tentunya 95 persen melalui sistem ETLE mobile, ETLE statis, maupun dengan sistem hunting. Kemudian lima persen dilaksanakan tilang manual,” jelasnya.

Sebanyak 450 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemkab Sidoarjo, serta stakeholder terkait diterjunkan selama pelaksanaan operasi. Fokus utama pengawasan berada di tiga kecamatan yang dikenal rawan pelanggaran lalu lintas, yakni Sidoarjo, Krian, dan Porong.

Operasi Zebra Semeru 2025 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat.” Kombes Christian berharap melalui operasi ini masyarakat semakin disiplin dalam berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan di Sidoarjo untuk selalu menaati peraturan lalu lintas. Pelanggaran lalu lintas merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan,” tegasnya.

Adapun delapan sasaran prioritas dalam Operasi Zebra Semeru 2025, yaitu, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar (SNI), berkendara melawan arus, penggunaan ponsel saat berkendara, berkendara dalam pengaruh alkohol, pengemudi yang melebihi batas kecepatan, balap liar, pengendara kendaraan bermotor di bawah umur dan pengendara berboncengan lebih dari satu orang.

Menjelang Operasi Lilin Semeru 2025, Polresta Sidoarjo berharap peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh stakeholder dapat membantu menyosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan pembelajaran kepada seluruh masyarakat Sidoarjo. Kita sama-sama tahu bahwa angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sidoarjo ini cukup tinggi,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan pentingnya kepatuhan masyarakat demi menekan potensi kecelakaan.

"Kami mohon dukungan seluruh pihak agar masyarakat betul-betul mematuhi aturan berlalu lintas. Ini untuk keselamatan bersama,” tutupnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Razia #zebra #Apel #Operasi #Tilang #Polresta #Sanksi