RADAR SIDOARJO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo menggelar apel besar untuk memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Selasa (4/11) pagi, diikuti seluruh jajaran Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kabupaten Sidoarjo.
Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian (Kasi Opsdal) Satpol PP Sidoarjo, R. Novianto Koesno, A.P., menjelaskan bahwa apel besar ini merupakan langkah konkret dalam mengantisipasi sejak dini berbagai potensi gangguan ketertiban serta menindaklanjuti sejumlah laporan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) yang belakangan meningkat.
“Apel besar ini menjadi bentuk kesiapsiagaan kami dalam mengantisipasi gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat,” tegasnya.
Menurut Novianto, akhir-akhir ini banyak aduan dan laporan pelanggaran Perda yang menjadi perhatian. Karena itu, seluruh anggota Satpol PP diminta untuk bergerak cepat dan berkoordinasi dengan TNI serta Polri dalam setiap penanganan di lapangan.
“Semua personel harus sigap dan bersinergi lintas instansi agar penegakan Perda berjalan efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh personel juga diminta memaksimalkan patroli di wilayah masing-masing, terutama di titik-titik yang rawan pelanggaran Perda. Upaya deteksi dini melalui bidang intelijen Satpol PP turut dioptimalkan guna mencegah gangguan sebelum meluas.
“Rekan-rekan intelijen kami harus peka dan selalu berkoordinasi jika ada kejadian menonjol di tingkat desa maupun kelurahan. Setiap temuan segera dilaporkan kepada pimpinan agar dapat ditindaklanjuti dengan langkah pencegahan yang terukur,” imbuhnya.
Selain fokus pada penegakan Perda, Novianto juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan. Personel Satpol PP dan Satlinmas diinstruksikan untuk cepat tanggap membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Di awal musim penghujan ini, anggota Satlinmas dan Satpol PP harus lebih peka terhadap kondisi masyarakat, terutama korban bencana. Kami akan melakukan pemetaan wilayah rawan dan menyiapkan langkah mitigasi bersama instansi terkait,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista