RADAR SIDOARJO - Masyarakat Sidoarjo kini tak perlu jauh-jauh ke Surabaya atau Malang untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa. Rumah Sakit Umum (RSU) Anwar Medika di Balongbendo, Sidoarjo, kini resmi menghadirkan layanan psikiatri lengkap bagi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), yang bisa diakses menggunakan BPJS Kesehatan.
Direktur RSU Anwar Medika, dr. Achmad Yudi A., M.Kes., CHAE., CHCEE., CHMEE., mengatakan, pengembangan layanan psikiatri ini merupakan langkah nyata rumah sakit dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap penanganan kesehatan mental yang profesional dan manusiawi.
Menurutnya, gangguan jiwa tidak identik dengan “kegilaan”. Banyak gangguan mental yang sebenarnya bisa disembuhkan jika mendapat penanganan sejak dini.
“Yang perlu ditekan, gangguan jiwa itu bukan berarti gila. Banyak yang tidak sadar dirinya mengalami gangguan mental. Kalau ditangani sejak awal, prognosisnya jauh lebih baik,” ujar dr. Yudi, Kamis (30/10).
Terdapat tiga dokter dalam bidang keahlian berbeda. dr. Diana merupakan sub spesialis psikiatri anak dan remaja, dr. Sadia fokus di psikiatri perempuan, dan dr. Tirka menangani forensik psikiatri.
“Kami di Anwar Medika memang sedang mengembangkan layanan psikiatri. Saat ini kami sudah memiliki tiga dokter spesialis psikiatri, dan ketiganya sudah sub-spesialis,” katanya.
Selain itu, RSU Anwar Medika juga memiliki psikolog klinis, Muhammad Rizki, yang turut mendampingi pasien dalam terapi psikologis.
“Tidak semua rumah sakit punya psikolog klinis. Di sini kami adakan karena selain terapi medis, pasien juga butuh pendampingan psikologi secara menyeluruh,” tambahnya.
Layanan psikiatri ini didukung dengan fasilitas ruang khusus psikiatri bernama Ruang Valerian. Ruangan ini dibuat dengan sistem keamanan ganda (double door) dan tenaga medis yang telah terlatih secara khusus dalam menangani pasien gangguan kejiwaan.
“Baik dokter maupun perawat sudah kami latih. Bahkan kami juga bekerja sama dengan BNNK Sidoarjo untuk menangani pasien adiksi, seperti ketergantungan narkoba, gadget, maupun judi online,” jelasnya.
Layanan terapi adiksi di RSU Anwar Medika rencananya akan dilaunching pada 3 November 2025. Saat ini, layanan tersebut sudah berjalan sejak Juli lalu. Biaya terapi adiksi rawat jalan dibanderol sekitar Rp 1 juta untuk lima kali pertemuan, sedangkan rawat inap sekitar Rp 14 juta per bulan.
“Untuk sementara, terapi adiksi masih menggunakan jalur umum sambil kami berproses mengurus perizinan IPWL. Jika IPWL sudah keluar, Insya Allah nanti bisa gratis karena diklaim ke Kementerian Kesehatan,” terang dr. Yudi ke Radar Sidoarjo.
Hingga saat ini ruang khusus ini, sudah terisi 80 persen. Pasien datang dari berbagai daerah, bahkan hingga Surabaya dan Gresik, baik secara mandiri maupun melalui rujukan dari puskesmas, desa, hingga Dinsos Sidoarjo.
“Banyak pasien yang datang dengan kesadaran sendiri, mencari ketenangan. Kami berharap setelah menjalani terapi, pasien bisa kembali beraktivitas dan bekerja di masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, RSU Anwar Medika juga berencana menghadirkan alat terapi canggih Transplanetic Stimulation untuk mendeteksi dan menangani kasus depresi lebih dini.
Dengan fasilitas lengkap, tenaga medis terlatih, dan kerja sama lintas lembaga, RSU Anwar Medika kini siap menjadi pusat layanan psikiatri dan adiksi terpadu di Sidoarjo.
“Jangan lagi orang dengan gangguan mental dikucilkan. Sekarang zamannya sudah modern. Semua bisa ditangani dengan baik di RSU Anwar Medika,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista