RADAR SIDOARJO - Kecelakaan karambol yang melibatkan empat mobil terjadi di ruas Tol Waru arah Juanda, Sidoarjo, tepatnya di KM 1.500/A, Senin (27/10) pagi. Insiden terjadi saat kendaraan melaju pelan karena kondisi lalu lintas tengah merambat. Arus lalu lintas sempat tersendat akibat kecelakaan itu.
Empat mobil yang terlibat antara lain Daihatsu Calya putih nopol AE 1421 FF, Toyota Yaris hitam W 1783 RM, Honda Brio putih N 1875 ABL, dan Toyota Innova Zenix putih W 1012 RB.
Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun keempat kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan belakang.
Kanit PJR Jatim II Polda Jatim AKP Tutud Yudho Prastyawan menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil Daihatsu Calya yang dikemudikan Eko Prastyo, 32, warga Madiun, mengurangi kecepatan karena terjadi perlambatan di depannya.
Namun, dari arah belakang, Toyota Yaris yang dikendarai Oktavia Aisah, 28, warga Desa Entalsewu, Buduran, tidak sempat mengerem dan langsung menabrak bagian belakang Calya tersebut.
“Setelah itu terjadi tabrakan beruntun dengan dua kendaraan lain yang berjalan searah, yaitu Honda Brio dan Toyota Zenix. Semua kendaraan berada di lajur kanan arah Waru–Juanda," terangnya.
Diketahui, Honda Brio disopiri oleh Mayangtari, 31, warga Kecamatan Bubutan, Surabaya. Sedangkan, Innova Zenix disopiri oleh Louis Pracia, 23, warga Kelurahan Pucanganom, Sidoarjo.
Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kurangnya antisipasi pengemudi dan tidak menjaga jarak aman antar kendaraan.
“Kami imbau agar para pengemudi selalu menjaga jarak dan memperhatikan kondisi arus, terutama di ruas tol yang ramai kendaraan," ungkapnya.
Akibat insiden tersebut, lalu lintas sempat tersendat hingga beberapa kilometer. Petugas patroli jalan raya segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan dan mengurai kemacetan.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Ony Purnomo membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan kasus kecelakaan tersebut dari Unit PJR Polda Jatim.
“Benar, kasus sudah kami tangani. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP),” tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista