RADAR SIDOARJO – Sudah tiga pekan berlalu sejak jembatan penghubung di Dusun Gisik Kidul, Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, ambrol. Namun, hingga kini belum ada perbaikan dari pihak pemerintah. Akibatnya, warga setempat terpaksa bergotong royong membangun jembatan sementara agar akses menuju kawasan wisata di sisi timur tetap bisa dilalui.
Ketua RW 02 Desa Tambak Cemandi, Thohir Nasir, mengatakan pembangunan jembatan darurat dilakukan warga pada Rabu (22/10). “Warga banyak mengeluhkan akses yang harus memutar jauh. Selain itu, gerobak pengangkut air bersih juga tidak bisa melintas,” ujarnya, Kamis (23/10).
Pembuatan jembatan sementara tersebut turut mendapat bantuan dari para pemilik tambak yang terdampak. Warga berharap solusi darurat ini dapat membantu menggerakkan kembali aktivitas ekonomi mereka.
Menurut Thohir, beberapa pejabat sebenarnya sudah meninjau lokasi jembatan yang rusak. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut maupun kepastian waktu perbaikan dari pemerintah.
“Setidaknya dibuatkan jembatan sementara dari pemerintah. Kasihan, banyak warung dan usaha pencabut duri di sisi timur jadi sepi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pendapatan para pencabut duri kini menurun drastis. “Biasanya bisa dapat Rp200 ribu per hari, sekarang hanya sekitar Rp50 ribu,” imbuhnya.
Jembatan sementara yang dibangun warga itu menggunakan beberapa batang besi sepanjang 10 meter. Bagian atasnya ditutup dengan anyaman bambu agar bisa dilalui kendaraan ringan.
“Lebarnya sekitar empat meter. Gerobak air dan sepeda motor bisa lewat, tapi kendaraan roda empat belum memungkinkan,” jelas Thohir.
Sementara itu, Kepala DPUBMSDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan, pembangunan jembatan permanen dijadwalkan dimulai akhir bulan ini. Ia memastikan proyek tersebut akan langsung dikerjakan setelah proses administrasi selesai.
“Jembatan baru akan kami perlebar dari semula empat meter menjadi lima meter, dengan panjang tetap 10 meter. Konstruksinya juga akan dibuat lebih kokoh agar bertahan lebih lama,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista