Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Toko Sembako di Geluran Taman Sidoarjo Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya

Diky Putra Sansiri • Jumat, 17 Oktober 2025 | 16:04 WIB
HANGUS: Petugas sedang berjibaku memadamkan api di toko sembako, Geluran, Taman, Kamis (16/10) malam. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
HANGUS: Petugas sedang berjibaku memadamkan api di toko sembako, Geluran, Taman, Kamis (16/10) malam. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Warga di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo, mendadak heboh, Kamis (16/10) malam.

Warga panik saat kobaran api melahap Toko Sembako Kurnia Jaya yang berada di kawasan padat penduduk RT 12/RW 03.

Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat hingga beberapa kilometer dari lokasi. Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 20.30.

Api dengan cepat membesar karena bahan di dalam toko berupa sembako, rak kayu, dan peralatan dagang yang mudah terbakar.

Pemilik toko, Dimas Adi Kurniawan mengaku shock setelah mendapat kabar bahwa tempat usahanya terbakar. Ia menyebut, sudah menutup toko seperti biasa sejak sore hari dan memastikan semua peralatan listrik dalam kondisi aman.

“Sekitar pukul enam sore toko sudah saya tutup. Semua peralatan listrik sudah saya matikan. Saya juga pastikan tidak ada yang menyala. Saya benar-benar tidak tahu kenapa bisa terbakar,” ujar pria 32 tahun itu.

Kobaran api pertama kali diketahui oleh Siswanto, 55, warga sekitar yang melihat asap keluar dari atap toko yang terkunci. Ia pun berteriak meminta pertolongan dan melapor ke Ketua RT setempat, Hartoyo Karyawanto, 48, sebelum diteruskan ke Polsek Taman dan petugas pemadam kebakaran.

Warga sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun percuma. Api terus membesar hingga menghanguskan isi toko. Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam dari Pos Krian dan satu unit dari Pos Buduran tiba di lokasi.

Komandan Pleton (Danton) Damkar Pos Krian, Aris Kuswoyo mengatakan, pihaknya bergegas ke lokasi usai mendapat laporan tersebut. Setibanya di lokasi, petugas langsung menyemprotkan air ke arah titik api.

“Saat kami tiba, api sudah membesar di dalam toko. Isinya bahan sembako dan kayu, jadi cepat sekali merambat. Petugas berjibaku hampir dua jam untuk memadamkan api,” jelasnya.

Sekitar pukul 22.30, api akhirnya berhasil dijinakkan. Petugas kemudian melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun seluruh barang dagangan ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Taman Ipda Andri Tri Sasongko membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik toko dan warga sekitar.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk penyebabnya masih kami selidiki lebih lanjut," ujarnya.

Namun, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Petugas juga berkoordinasi dengan PLN dan tim pemadam kebakaran untuk memastikan sumber api dan keamanan jaringan listrik di sekitar lokasi.

Berkat kesigapan petugas damkar, api berhasil dikuasai sebelum menjalar ke rumah warga di sekitar toko. Meski begitu, kejadian tersebut membuat warga Geluran sempat panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyaksikan.

Kini, area bekas toko yang terbakar sudah dipasangi garis polisi. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Taman #warga #Kebakaran #Hangus #Damkar