RADAR SIDOARJO - Proses pencarian korban para santri tertimbun reruntuhan musala ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, telah berakhir, Selasa (7/10).
Selasa (7/10) pagi, dua unit wheel loader terakhir meninggalkan lokasi, menandai berakhirnya operasi berat yang selama lima hari terakhir menjadi pusat perhatian publik.
Suasana di lokasi reruntuhan kini mulai lengang. Dump truk yang sebelumnya hilir-mudik mengangkat puing-puing bangunan telah sepenuhnya berhenti beroperasi sejak Selasa pagi.
Hingga Selasa (7/10), 67 santri meninggal dunia. Sedangkan 171 santri sudah berhasil dievakuasi. Tercatat 17 santri yang berhasil teridentifikasi.
Berikut daftar nama korban meninggal dunia yang berhasil teridentifikasi :
- Maulana Alfan Ibrahimavic, 15, warga Bangkalan, domisili Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya
- Mochammad Mashudulhaq, 14, warga Kalikendal, Dukuh Pakis, Surabaya
- Muhammad Soleh, 22, warga Tanjung Pandan, Bangka Belitung
- Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas, 17, warga Putat Jaya, Surabaya
- Moch. Agus Ubaidillah, 14, warga Gresik Gadukan, Morokrembangan, Surabaya
- Muhammad Raihan Mustofa, laki-laki, 17, warga Kelurahan Banyuayu, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura.
- Abdul Fatah, laki-laki, 18, alamat Asem Manunggal.
- Wasiur Rohim, laki-laki, 17, warga Gayungan, Surabaya.
- Muhammad Aziz Pratama Yudistira, laki-laki, 16, warga Pulau Kapuk Mekar Mukti, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.
- Muhammad Dafin, laki-laki, 13, warga Desa Bulu Lor, Semarang, Jawa Tengah. Jenazah Dafin teridentifikasi dari dua kantong jenazah yang digabung.
- Muhammad Ali Rahbini, laki-laki, 19, warga Dusun Plaza Bireuen, Tambelang, Sampang, Jawa Timur.
- Sulaiman Hadi, laki-laki, 15, warga Morleki Kolla Modung, Bangkalan, Madura.
- Firman Nur, 16, warga Jalan Tembok Lor 38A, Surabaya.
- Muhammad Azka Ibadurrahman, 13, warga Jalan Randu Indah No. 14, Kenjeran, Surabaya.
- Daul Milal, 15, warga Jalan Sido Kapasan Gang 8 No. 18, Surabaya.
- Nuruddin, 13, warga Karangayam, Belega, Bangkalan.
- Ahmad Rijalul Haq, 16, warga Jalan Dukuan Baru I No. 57, Surabaya.
Berdasarkan data terakhir, total korban mencapai 171 orang. Dari jumlah itu, 67 orang meninggal dunia. Jenazah korban dievakuasi terpusat ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk diidentifikasi. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista