Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Ini Daftar Nama 17 Santri Meninggal dari Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo yang Sudah Teridentifikasi

Diky Putra Sansiri • Selasa, 7 Oktober 2025 | 22:41 WIB
PEDULI: Mobil jenazah pemberian CSR Pertamina Patra Niaga membantu mengantarkan jenazah korban ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny Buduran dari RS Bhayangkara Surabaya ke rumah duka. (ABDULLAH MUNIR)
PEDULI: Mobil jenazah pemberian CSR Pertamina Patra Niaga membantu mengantarkan jenazah korban ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny Buduran dari RS Bhayangkara Surabaya ke rumah duka. (ABDULLAH MUNIR)

RADAR SIDOARJO - Proses pencarian korban para santri tertimbun reruntuhan musala ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, telah berakhir, Selasa (7/10).

Selasa (7/10) pagi, dua unit wheel loader terakhir meninggalkan lokasi, menandai berakhirnya operasi berat yang selama lima hari terakhir menjadi pusat perhatian publik.

Suasana di lokasi reruntuhan kini mulai lengang. Dump truk yang sebelumnya hilir-mudik mengangkat puing-puing bangunan telah sepenuhnya berhenti beroperasi sejak Selasa pagi.

MUSIBAH: Mobil jenazah pemberian CSR Pertamina Patra Niaga membantu mengantarkan jenazah korban ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny Buduran dari RS Bhayangkara Surabaya ke rumah duka. (ABDULLAH MUNIR)
MUSIBAH: Mobil jenazah pemberian CSR Pertamina Patra Niaga membantu mengantarkan jenazah korban ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny Buduran dari RS Bhayangkara Surabaya ke rumah duka. (ABDULLAH MUNIR)

Hingga Selasa (7/10), 67 santri meninggal dunia. Sedangkan 171 santri sudah berhasil dievakuasi. Tercatat 17 santri yang berhasil teridentifikasi.

Berikut daftar nama korban meninggal dunia yang berhasil teridentifikasi :

- Maulana Alfan Ibrahimavic, 15, warga Bangkalan, domisili Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya
- Mochammad Mashudulhaq, 14, warga Kalikendal, Dukuh Pakis, Surabaya
- Muhammad Soleh, 22, warga Tanjung Pandan, Bangka Belitung
- Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas, 17, warga Putat Jaya, Surabaya
- Moch. Agus Ubaidillah, 14, warga Gresik Gadukan, Morokrembangan, Surabaya
- Muhammad Raihan Mustofa, laki-laki, 17, warga Kelurahan Banyuayu, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura.
- Abdul Fatah, laki-laki, 18, alamat Asem Manunggal.
- Wasiur Rohim, laki-laki, 17, warga Gayungan, Surabaya.
- Muhammad Aziz Pratama Yudistira, laki-laki, 16, warga Pulau Kapuk Mekar Mukti, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.
- Muhammad Dafin, laki-laki, 13, warga Desa Bulu Lor, Semarang, Jawa Tengah. Jenazah Dafin teridentifikasi dari dua kantong jenazah yang digabung.
- Muhammad Ali Rahbini, laki-laki, 19, warga Dusun Plaza Bireuen, Tambelang, Sampang, Jawa Timur.
- Sulaiman Hadi, laki-laki, 15, warga Morleki Kolla Modung, Bangkalan, Madura.
- Firman Nur, 16, warga Jalan Tembok Lor 38A, Surabaya.
- Muhammad Azka Ibadurrahman, 13, warga Jalan Randu Indah No. 14, Kenjeran, Surabaya.
- Daul Milal, 15, warga Jalan Sido Kapasan Gang 8 No. 18, Surabaya.
- Nuruddin, 13, warga Karangayam, Belega, Bangkalan.
- Ahmad Rijalul Haq, 16, warga Jalan Dukuan Baru I No. 57, Surabaya.

Berdasarkan data terakhir, total korban mencapai 171 orang. Dari jumlah itu, 67 orang meninggal dunia. Jenazah korban dievakuasi terpusat ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk diidentifikasi. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Teridentifikasi #Korban #Ponpes #Evakuasi #Buduran