Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Petugas Gabungan Temukan Mobil Mercy di Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Minggu, 5 Oktober 2025 | 02:34 WIB
RINGSEK: Mobil Mercy dievakuasi usai tertimpa reruntuhan bangunan, Sabtu (4/10).
RINGSEK: Mobil Mercy dievakuasi usai tertimpa reruntuhan bangunan, Sabtu (4/10).

RADAR SIDOARJO - Di tengah upaya keras mengevakuasi para korban musibah ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, petugas dan tim SAR gabungan menemukan pemandangan tak biasa.

Sebuah mobil mewah jenis Mercedes Benz berhasil dievakuasi dari balik tumpukan beton dan besi bangunan yang runtuh, Sabtu (4/10) sore.

Mobil berwarna hitam itu ditemukan dalam kondisi ringsek parah di samping rumah pengasuh ponpes sekitar pukul 15.00. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati menggunakan alat berat ekskavator milik tim gabungan dari DLHK, Basarnas, BPBD, dan BPKP.

Ketua RT 7/RW 3 Desa Buduran, Munir membenarkan bahwa mobil tersebut ikut menjadi korban dalam peristiwa ambruknya musala pada awal pekan lalu.

"Satu unit mobil Mercy juga ikut hancur tertimpa reruntuhan. Mobil itu sebelumnya diparkir di samping rumah pengasuh ponpes, tepatnya di sebelah timur bangunan musala,” ujar Munir.

Menurutnya, mobil tersebut tergencet pilar bangunan musala yang patah saat kejadian. Awalnya, warga tidak mengetahui keberadaan mobil itu karena posisinya berada di bagian bawah reruntuhan.

“Mobil itu berada di lantai paling bawah, jadi memang tidak langsung terlihat. Apalagi saat kejadian terdengar suara keras seperti dentuman dan debu tebal menutupi lokasi,” ungkapnya.

Baru setelah proses pembersihan puing-puing dilakukan, bangkai mobil itu tampak jelas. Petugas kemudian mengangkat kendaraan menggunakan ekskavator dan memindahkannya ke atas truk milik DLHK untuk dievakuasi keluar area ponpes.

Dugaan sementara, mobil Mercedes Benz tersebut milik pengasuh ponpes. Namun jenis dan nomor polisi kendaraan belum dapat dipastikan karena kondisinya rusak parah dan tertutup debu serta reruntuhan.

Sementara itu, proses pencarian korban terus dilanjutkan oleh tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan relawan. Mereka bekerja tanpa henti menyingkirkan tumpukan beton dengan alat berat untuk menemukan sisa korban yang tertimbun.

Kasubdit Pengerahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, Emi Freezer mengatakan bahwa kondisi bangunan yang rapuh menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

"Proses kita lakukan dengan sangat hati-hati. Kita bukan hanya membongkar, tapi juga mengurai puing-puing bangunan agar tetap aman bagi tim di lokasi,” jelas Emi.

Hingga Sabtu sore, total korban dalam tragedi ambruknya musala ini tercatat mencapai 120 orang, terdiri dari 104 selamat dan 16 meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, lima jenazah telah berhasil diidentifikasi. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#musibah #Ringsek #Ponpes #Evakuasi #Buduran #Mobil