Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

13 Korban Ambruknya Musala Al-Khoziny Dirawat di RSUD RT Notopuro Sidoarjo, Ini Kondisinya

M Saiful Rohman • Kamis, 2 Oktober 2025 | 18:57 WIB
PEMULIHAN: Salah satu korban yang sedang dirawat di RSUD RT Notopuro.
PEMULIHAN: Salah satu korban yang sedang dirawat di RSUD RT Notopuro.

RADAR SIDOARJO - Direktur RSUD RT Notopuro Sidoarjo Atok Irawan menyampaikan update kondisi para santri korban ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny, Buduran. Hingga Kamis (2/10), ada 13 santri yang masih menjalani perawatan intensif.

Dua di antaranya harus menjalani amputasi akibat luka serius. Meski begitu, kondisi keseluruhan pasien disebut stabil.

“Yang kami rawat kemarin ada delapan, sore bertambah lima, jadi total 13 santri, Alhamdulillah kondisi mereka stabil, meski ada yang harus menjalani operasi besar,” ucapnya.

Salah satu yang menyita perhatian adalah Syailendra Haikal. Dia sempat tertimbun reruntuhan selama dua hari sebelum berhasil dievakuasi.

Meski tubuhnya lemah, Haikal tetap mampu bercerita dengan jelas. Dia bahkan sempat berbincang panjang dengan petugas medis.

“Haikal ini luar biasa, sempat dievakuasi lama tapi komunikasinya lancar, bahkan ia sempat ngobrol banyak dengan kami,” jelasnya.

Selain Haikal, ada beberapa santri lain yang masih dirawat. Di antaranya Wahyudi, Al Fatih, Taufan Saputra Dewa dan Abdul Rozi.

Namun, untuk Abdul Rozi, ia harus rela menjalani amputasi kaki. Sehari sebelumnya, lengan kirinya juga sudah diamputasi.

“Abdul Rozi, tulangnya normal, tidak ada retakan, tapi pembuluh darah terjepit hingga aliran nutrisi tidak bagus, bahkan mengalami nekrosis,” terangnya.

Meski ada yang luka berat, mental para santri disebut sangat kuat. Tim psikologi rumah sakit juga ikut mendampingi mereka.

“Saya lihat mental anak-anak ini luar biasa, tetap semangat, bahkan Haikal sudah bisa makan dengan lahap,” ujarnya.

Dari 13 santri, satu pasien masih berada di ruang ICU untuk observasi ketat. Sementara beberapa lainnya yang membaik rencananya bisa segera dipulangkan.

“Alhamdulillah, bahkan santri yang sudah diamputasi bisa makan dengan baik, sehari empat kali, artinya pemulihan berjalan bagus,” pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Santri #Korban #RSUD #kondisi #amputasi