Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Warga Sukoharjo Bentrok dengan Pesilat Gara-Gara Bleyer Motor

Nurista Purnamasari • Selasa, 30 September 2025 | 00:16 WIB
Istimewa Tangkapan layar rekaman video yang memperlihatkan suasana bentrokan warga dengan pesilat di Desa Toriyo, Sukoharjo, Jawa Tengah. (FOTO ISTIMEWA)
Istimewa Tangkapan layar rekaman video yang memperlihatkan suasana bentrokan warga dengan pesilat di Desa Toriyo, Sukoharjo, Jawa Tengah. (FOTO ISTIMEWA)

RADAR SIDOARJO – Terjadi bentrokan yang menghebohkan di Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Minggu (28/9) sore. Hal itu terjadi antara warga setempat dan anggota perguruan. 

Insiden ini viral di media sosial setelah video puluhan remaja saling melempar batu beredar luas. Dalam rekaman yang tersebar, sejumlah remaja tampak mengenakan atribut silat dengan sabuk hijau.

Bentrokan diduga dipicu oleh suara bleyer motor dari rombongan pesilat yang baru saja mengikuti pengesahan anggota baru.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menjelaskan bahwa kericuhan bermula saat rombongan pesilat melintas di kawasan desa dengan memainkan gas motor secara berlebihan. Aksi tersebut memancing emosi warga yang merasa terganggu.

“Awalnya bubaran pengesahan, bleyer-bleyer, disoraki, nantang-nantang, lalu lempar-lemparan,” ujar Anggaito saat dikonfirmasi TribunSolo.com.

Sekitar 100 anggota perguruan silat terlibat dalam aksi saling lempar batu dengan warga. Beruntung, patroli Polres Sukoharjo yang sedang melintas segera turun tangan dan mengamankan situasi.

Salah satu warga Desa Toriyo, Tiyo Adi Saputro, 30, menyebut suara bising motor mulai terdengar sekitar pukul 17.00 WIB.

Ia mengatakan warga sempat menegur rombongan pesilat, namun justru mendapat respons agresif.

“Sekitar pukul 5 sore kalau tidak salah. Itu di jalan mulai berisik dengan geber-geber sepeda motor. Mungkin warga sini merasa terganggu dan mencoba menegur, tapi responsnya diserang,” kata Tiyo.

Menurutnya, bentrokan berlangsung sekitar 30 menit dan langsung bubar setelah polisi tiba di lokasi.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban luka maupun kerusakan rumah warga. Tiyo memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Bentrok selesai setelah dari pihak kepolisian tiba di lokasi, langsung pada bubar,” ungkapnya.

Pasca-kejadian, aparat kepolisian meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan hingga ke wilayah perbatasan untuk mencegah gesekan susulan. Kapolres Sukoharjo menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi agar ketertiban masyarakat tetap terjaga. (int/nur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Viral #warga #Motor #bentrok #Perguruan Silat