RADAR SIDOARJO - Warga dan pengguna jalan di kawasan Jalan Raya Sruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, berhasil mengamankan pelaku pencurian sepeda motor, Senin (29/9) dini hari. Aksi kejar-kejaran bermula dari Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, hingga akhirnya berakhir di Gedangan.
Informasi yang dihimpun, tiga pelaku pencurian motor berhasil dikejar warga. Mereka diamuk massa hingga babak belur karena aksinya meresahkan masyarakat.
Peristiwa bermula ketika seorang pengendara Honda Vario bernama Ridwan, yang baru pulang memancing di Kwangsan, Sedati, sekitar pukul 02.30, ditabrak pelaku yang kabur menggunakan Honda Beat putih di Jalan Frontage Sruni. Benturan keras membuat keduanya terjatuh.
Para pelaku yang berboncengan tiga langsung meninggalkan motornya dan kabur. Saat dikejar warga, salah satu pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam berupa celurit dan pisau lipat untuk menakut-nakuti.
“Infonya maling sudah dikejar dari Tambaksumur, Waru. Akhirnya pas di Jalan Manggis, Gedangan, dekat rel kereta api, menabrak saya. Mereka bawa sajam,” ujar Ridwan.
Warga Tambaksumur, Solikhan, membenarkan bahwa motor yang dicuri merupakan milik tetangganya. Ia menuturkan modus pelaku adalah berboncengan tiga. Satu orang beraksi merusak kunci motor, sementara dua lainnya menunggu di atas motor sambil mengawasi situasi.
Namun, aksi mereka gagal setelah dipergoki pemilik motor. Saat diteriaki maling, pelaku langsung merobohkan motor curian dan kabur. Warga beramai-ramai mengejar sambil berteriak maling.
Aksi kejar-kejaran berlangsung panjang. Pelaku melarikan diri melalui Desa Tambakoso, tembus Kalanganyar, lalu melintasi Betro, Gedangan. Dalam pelarian itu, salah satu warga yang mengejar mengalami luka parah karena dibacok hingga jarinya putus.
Akhirnya, warga berhasil menangkap pelaku di Jalan Raya Sruni, Gedangan. Pelaku yang tertangkap langsung menjadi bulan-bulanan massa hingga babak belur, sebelum diamankan aparat.
Unit Reskrim Polsek Gedangan segera tiba di lokasi dan membawa pelaku beserta barang bukti.
Kapolsek Gedangan, Kompol Ari Priambodo, membenarkan penangkapan tersebut.
“Masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kasusnya sedang dikembangkan,” tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista