Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sungai di Siwalanpanji Buduran Sidoarjo Kumuh, Penuh Sampah dan Eceng Gondok

M Saiful Rohman • Minggu, 28 September 2025 | 21:42 WIB
BUTUH PERHATIAN: Sungai di Siwalanpanji Kecamatan Buduran dipenuhi sampah dan tanaman eceng gondok. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
BUTUH PERHATIAN: Sungai di Siwalanpanji Kecamatan Buduran dipenuhi sampah dan tanaman eceng gondok. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Sungai di Desa Siwalanpanji Kecamatan Buduran tampak kotor dan kumuh. Sungai yang berada di dekat Pondok Pesantren Al Hamdaniyah itu dipenuhi sampah hingga menghambat aliran air.

Dalam pantauan Radar Sidoarjo, terlihat banyak sampah plastik, ranting dan limbah rumah tangga mengendap di sungai. Tanaman eceng gondok yang ada di sungai juga memperparah kondisi aliran.

EcengBaca Juga: Penuh Enceng Gondok, Sungai Buntung Segera Dinormalisasi

Sampah-sampah tersebut tersangkut, sehingga membuat aliran air sungai tersumbat. Pemandangan tersebut dikeluhkan warga sekitar yang merasa tidak nyaman.

Salah satu warga, Syahroni mengaku prihatin dengan kondisi sungai yang sudah tak sedap dipandang. Menurutnya, sungai seharusnya menjadi habitat ikan sekaligus tempat yang bersih.

“Kalau seperti ini ekosistem jelas rusak, sungai jadi tempat sampah, bukan lagi tempat kehidupan,” ucapnya, Minggu (28/9).

Menurutnya, sungai yang kumuh akan berdampak pada kenyamanan warga. Terlebih, bau tidak sedap kerap muncul dari sampah yang menumpuk di aliran sungai.

"Masalah ini bisa membuat banjir, apalagi kalau musim hujan," katanya.

Baginya, persoalan sampah di sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Tetapi kesadaran dari masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Biasanya orang gampang menyalahkan dinas, padahal yang salah mereka sendiri, masih suka buang sampah sembarangan,” jelasnya.

Karenanya, ia berharap ada aksi nyata dari masyarakat maupun pemerintah desa. Pembersihan rutin, sosialisasi lingkungan, hingga sanksi tegas dinilai bisa menjadi solusi awal.

"Kondisi sungai yang tercemar menjadi peringatan serius bagi semua pihak, tanpa kerja sama warga dan pemerintah, potensi banjir serta kerusakan ekosistem sungai dikhawatirkan terus berulang," pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Kumuh #Sungai #kotor #Eceng Gondok #Sampah