RADAR SIDOARJO - Forum Komunikasi Komite Sekolah/Madrasah tingkat kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo resmi dilantik. Sejumlah pejabat hadir, mulai dari Wakil Bupati (Wabup), Wakil Ketua DPRD, Kepala Dispendikbud dan Kemenag Sidoarjo.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana juga meminta komite sekolah agar lebih aktif dalam mengawasi anak-anak didiknya. Dia tidak ingin ada kasus bullying di sekolah di sekolah Kota Delta.
“Sanggup ya untuk mengawasi anak-anaknya masing-masing," katanya.
Menurutnya, forum tersebut harus menjadi wadah dalam berkoordinasi, komunikasi, dan sinergi yang efektif. Komite sekolah dan madrasah berperan sebagai mediator antara pemerintah, masyarakat, dan sekolah.
"Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menunjukkan kualitas generasi bangsa,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Suryano mengaku prihatin dengan kondisi anak muda sekarang. Dia menyebut, banyak pelajar yang terlibat dalam aksi-aksi demonstrasi bahkan di usia masih di bawah umur.
“Harapan kami, pengurus komite di tingkat kecamatan bisa langsung bersentuhan dengan para murid, mereka harus ikut bertanggung jawab atas perilaku anak didiknya,” terangnya.
Baginya, pengawasan berlapis dari komite ke wali murid sangat penting. Dengan begitu, kenakalan remaja bisa ditekan agar tidak merugikan masa depan generasi muda.
"Sebenarnya kita selalu mengadakan woro-woro seperti ini yang bisa saling mengingatkan dari komite ke wali murid atau komite ke sekolah," pungkasnya.
Ketua Dewan Pendidikan Sidoarjo, Abdul Mukhlis mengatakan, sekolah saat inj menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, peran komite sangat dibutuhkan untuk bersinergi menyelesaikan berbagai persoalan.
Baca Juga: Ketahuan, Maling Kotak Amal Beraksi di Makam Kembar Tropodo Waru Sidoarjo Diamankan Warga
“Dengan adanya dukungan dan kerja sama komite, tantangan pendidikan bisa diselesaikan dengan solusi yang baik, komite harus mampu bersinergi serta membersamai kepala sekolah untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu, transparan, dan partisipatif,” ucapnya saat sambutan.
Mukhlis juga menitipkan pesan agar peran keluarga ditingkatkan. Orang tua diharapkan lebih ketat memantau kegiatan anak-anaknya di luar jam sekolah.
"Kami dari Dewan pendidikan mengajak seluruh komite sekolah/madrasah agar bersinergi merangkai potensi pendidikan, masyarakat dan elemen lain yang peduli terhadap kemajuan pendidikan di Sidoarjo," ujarnya.
Terdalat tujuh poin yang ditekankan, antara lain menanamkan kejujuran dan disiplin, membudayakan hidup sehat, serta mencegah bullying. Termasuk pencegahan miras dan narkoba, komunikasi dua arah, deteksi dini, hingga pembatasan jam malam bagi siswa. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto