RADAR SIDOARJO - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan mutasi dan rotasi terhadap pejabat tinggi pratama serta pejabat administrasi di lingkungan Pemkab Sidoarjo, Rabu (17/9). Total ada 61 pejabat Pemkab Sidoarjo yang dimutasi dan dirotasi. Perombakan ini menjadi awal penyegaran birokrasi di Kota Delta.
Sejumlah pejabat Pemkab Sidoarjo yang terkena rotasi di antaranya:
- Budi Basuki dari Kepala BKD menjadi Kepala Dinas Perhubungan
- Ridho Prasetyo dari Dinas Perpustakaan menjadi Kepala DPMPTSP
- M. Ainur Rahman dari Asisten Administrasi Pemerintah dan Kesejahteraan kini menjabat Kepala Bappeda Sidoarjo
- Rudi Setiawan dari DPMPTSP dipindah menjadi Kepala Perpustakaan.
- Misbahul Munir dari Dinsos Sidoarjo ditugaskan sebagai Kepala BKD Sidoarjo.
- Benny Airlangga dari Kepala Dishub bergeser menjadi Asisten Administrasi Umum
- Noer Rochmawati dari Kepala Diskominfo kini memimpin Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD)
- dr. Atok Irawan ditetapkan sebagai Direktur RSUD R.T. Notopuro
Subandi mengatakan, rotasi dan promosi jabatan merupakan hal lumrah dalam birokrasi. Hal itu ditujukan untuk menempatkan ASN sesuai keahlian dan kemampuannya.
“Mutasi dan promosi ini dilakukan secara adil, objektif, dan profesional, ASN yang menempati posisi baru harus memiliki integritas, komitmen dan siap mengembangkan kemampuan,” ucapnya.
Baca Juga: Gunungan Sampah TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai 15 Meter
Dia menegaskan, pihaknya berkomitmen mengembangkan manajemen talenta yang visioner. ASN dituntut lebih kreatif, cekatan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Jaga integritas, jadilah pejabat yang jujur dan anti korupsi, layani masyarakat dengan tulus, ramah dan penuh dedikasi,” katanya.
Subandi menekankan, pentingnya soliditas antar-OPD. Karenanya, ASN diminta mencurahkan seluruh tenaga dan kemampuan untuk pelayanan publik maksimal.
Baginya, pelantikan perdana sejak ia menjabat sebagai Bupati menjadi momentum pembenahan birokrasi di Kabupaten Sidoarjo. Terlebih pada BKD sebagai pondasi utama dalam menjaga tata kelola ASN.
“Saya minta BKD selalu berkoordinasi dengan baik, apalagi di Sidoarjo ada kantor BKN, maka pembinaan ASN harus sesuai sistem yang ada,” pungkasnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto