RADAR SIDOARJO - Selama enam bulan terakhir, Public Safety Center (PSC) 119 Sidoarjo menerima 1.705 panggilan darurat dari masyarakat. Laporan didominasi permintaan penanganan laka lantas hingga ada puluhan telepon prank.
Kepala Koordinator PSC 119 Sidoarjo, Ayu Mufidah mengatakan untuk laporan penanganan laka ada mendominasi dengan jumlah mencapai 641 laporan. “Ini menunjukkan tingginya angka kecelakaan di Sidoarjo yang membutuhkan penanganan cepat dari tim PSC,” ucapnya, Kamis (11/9).
Selain laka ada laporan penanganan penurunan kesadaran, hingga konsultasi kesehatan seperti KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) dan hipertensi. Menurutnya selain laporan pertolongan darurat, belakangan muncul pola baru prank call dari Pinjaman Online (pinjol).
Ayu menjelaskan bahwa beberapa kali petugas mendapatkan laporan darurat palsu. Tetapi saat tim datang, kondisi lapangan nihil.
”Salah satunya ada yang laporan keracunan massal, ia lengkap dengan share lokasi dan foto. Saat ditelusuri, ternyata hanya jebakan untuk mengarahkan petugas ke rumah debitur pinjol,” imbuhnya.
PSC 119 Sidoarjo mencatat setidaknya ada 39 telepon prank yang masuk dalam enam bulan terakhir. Petugas berharap masyarakat semakin bijak menggunakan layanan darurat kedepannya.
”Layanan darurat ini untuk keselamatan nyawa, kami harap masyarakat lebih bijak saat menggunakannya,” pungkasnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto